Makassar

GMPPK Geram Terhadap Tindakan Malaysia

MAKASSAR, LINK1SULSEL.COM—Suasana kemerdekaan RI ke-72, yang baru baru ini dirayakan oleh segenap Bangsa Indonesia tercoreng dengan adanya insiden salah cetak terhadap Bendera Indonesia dalam buku panduan gelaran Sea Games 2017 di Malaysia.

Ketua Generasi Muda Penerus Perjuangan Kemerdekaan Kota Makassar (GMPPK) Mansyur SH angkat bicara terkait insiden yang menurutnya dapat memecah persatuan dan kesatuan dalam Bernegara selasa (22/8/2017)

“History yang panjang antara Indonesia – Malaysia sejak era Presiden Soekarno hingga kini selalu saja ada, namun apa yang diberikan bangsa oleh negara tetangga malaysia sangat menghina negara tercinta indonesia. Hemat kami kok bisa panitia yang menggarap ajang berkaliber internasional ini bisa luput dalam penempatan bendera peserta Sea Games”, ujar Mahasiswa Lulusan Fakultas Hukum UIT.

Mansyur menambahkan, Kami sebagai pemuda penerus penegak perjuangan kemerdekaan (GMPPK) Kota Makassar sangat menyesali tindakan yang malaysia di Asean Games yang telah membuat hati warga negara indonesia kembali teriris. Dengan insiden ini yang sangat fatal dikarenakan logo merah putih yang tercetak terbalik kami sangat mengecam atas tindakan yang dilakukan panitia Asean Games.

Ini bisa jadi pemicu terjadinya kembali sejarah kelam antara dua negara jika tidak segera disikapi dengan bijak, kami dari GMPPK meminta panitia pelaksana Sea Games memohon maaf dan segera memperbaiki kesalahan tersebut”.

“Bendera adalah lambang negara, simbol negara yang tidak boleh dibikin main main, kami yakin Malaysia juga tidak mau diperlakukan seperti apa yang terjadi terhadap bendera Indonesia.”

Oleh karena itu kami mengharapkan kepada pemerintah untuk memutus hubungan Diplomatik kepada negara yang telah beberapa kali menginjak-injak harga diri bangsa indonesia tutupnya.

Comments
To Top