Bulukumba

Aktivis GAM Mengecam Tindakan Kapolres Bulukumba Melepas Tahanan Narkoba

BULUKUMBA, LINK1SULSEL.COM–Di ketahui Kepolisian Polres kabupaten bulukumba, Provinsi Sulawesi selatan (AKBP Anggi Nalifar Siregar) diduga melepaskan 2 pelaku Narkoba dari 3 orang yang di tangkap beberapa hari lalu yakni ED dan SF yang sempat di amankan saat pesta sabu
di kediaman salah seorang pelaku, (Risman) dengan barang bukti empat saset sisa pakai narkotika dan satu buah bong, Mendapat kecaman dari aktivis.” Selasa 22/08/2017.

Adhi puto palaza Aktivis Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) mengatakan, Belum cukup setahun Kapolres bulukumba menjabat (AKBP Anggi Nalifar Siregar) telah memberikan citra buruk membebaskan pelaku yang sudah berhari-hari di Tahanan polres bulukumba. tentunya menimbulkan tanda tanya besar tentang penegakan supremasi hukum khususnya Narkotika, Mengingat bulukumba adalah salah satu kabupaten berkembang sehingga menjadi sasaran empuk bagi para bandar, pengedar dan penyalahguna narkoba untuk meraup keuntungan sesaat.” Kata Adhi.

Adhi puto melanjutkan, Jika memang pelaku tidak positif pengguna narkoba kenapa mesti di tahan melewati batas tiga hari masa penahanan dan jika melewati batas dalam kurung waktu 3×24 Jam (3 hari) tersebut, maka harus berdasar pada rekomendasi BNN yang menentukan Positif tidaknya menggunakan Narkoba. Jangan jangan Kapolres bulukumba mengambil kesempatan dalam kesempita.”Katanya.

Ia sangat menyayankan tindakan tersebut, bagaimana tidak,bebasnya pelaku narkoba tersebut merupakan tindakan yang tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) sebagai mana di maksud dalam UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan surat edaran mahkama agung (SEMA) No. 3 Tahun 2011 tentang korban penyalahgunaan narkotika di dalam lembaga rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial yang selanjutnya di pertegas dalam PP. No. 25 tahun 2011 tentang pelaksanaan wajib lapor pecandu narkotika.”Ujarnya.

Atas tindakan tersebut, adhi puto palaza meminta Kapolda Sulawesi selatan (Irjen. Pol Muktiono) atas perintah Kapolri yang ingin mereformasi polri untuk segera menindak lanjuti atau mengevaluasi jajarannya terkhusus kepada Kapolres Bulukumba (AKBP Anggi Nalifar Siregar) yang dinilai telah melanggar kode etik kepolisian dan UU tentang Narkotika sebagaimana yang di maksud.”Tegas Adhi puto palaza

“Hingga Berita ini diturunkan belum ada komentar dari pihak Kapolres bulukumba terkait informasi Aktivis (GAM) tentang alasan mengapa melepas tahanan narkoba(**)

Comments
To Top