Bulukumba

TNI AU Gelar Baksos Katarak dan Bibir Sumbing

BULUKUMBA, LINK1SULSEL.COM – Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara Komando Sektor II Pertahanan Udara Nasional (Kosekhanudnas) kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bulukumba menggelar Bakti Sosial Operasi Katarak dan Bibir Sumbing dan dibuka secara resmi di Lapangan Pemuda Bulukumba, Jum’at (25/8/17).

Meski sehari sebelumnya,(24/8/) pelaksanaan kedua operasi tersebut sudah mulai dilaksanakan di RSUD Andi Sulthan Daeng Radja yang menjadi lokasi baksos. Dari data yang ada, jumlah pasien katarak sebanyak 102 orang dengan 170 mata, sedangkan pasien bibir sumbing yang lolos screaning untuk dioperasi sebanyak 38 orang. Operasi berlangsung sampai tanggal 26 Agustus 2017.

Panglima Kosekhanudnas II, Marsekal Pertama TNI Ir. Tedy Rizalihadi menyebutkan jika pelaksanaan baksos tersebut dalam rangka memperingati hari bakti TNI AU ke-70 yang jatuh pada setiap tanggal 29 Juli 2017 melalui kegiatan pengobatan kepada masyarakat.

Dia menambahkan, tujuan lainnya untuk memperkenalkan kepada masyarakat keberadaan para TNI Angkatan Udara yang selama ini dikenal sebagai tentara penjaga langit Indonesia, katanya.

“Kami bekerja selama 24 jam, radar kami selalu siaga memantau keberadaan pesawat yang melintas, termasuk di atas wilayah Bulukumba yang mencapai ratusan pesawat setiap harinya. Dengan baksos ini, kami memperkenalkan bahwa selain bertugas menjaga langit, TNI Angkatan Udara tetap hadir di tengah-tengah masyarakat”, ujar Tedy Rizalihadi

Atas pelaksanaan bakti sosial gratis tersebut, Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Panglima Kosekhanudnas II bersama jajarannya yang telah memilih wilayah Bulukumba sebagai lokasi pelaksanaan baksos.

“Kalau selama ini TNI Angkatan Udara corenya (tugas pokoknya) sebagai penjaga langit, sehingga bakti sosial ini adalah pilihan yang sangat tepat bahwa para TNI AU menurunkan kakinya ke bumi sebagai pertanda TNI itu senantiasa dekat dengan rakyat”, imbuh Tomy

Tomy juga berharap kegiatan baksos seperti itu terus digalakkan oleh siapa saja termasuk dari pihak TNI, sebagai upaya dalam menumbuhkan kesadaran sebagai manusia untuk peduli kepada sesama.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, dr. Rachmat Latief memuji pelaksanaan operasi yang dilaksanakan oleh para tim medis. Dia mengapresiasi hasil operasi dari katarak dan bibir sumbing tersebut.

Lebih jauh dia mengatakan bahwa para penderita katarak sudah langsung melihat tanpa menggunakan kacamata karena sudah dipasangi kontak lensa. Begitu pula hasil operasi bibir sumbing yang dilakukan oleh para dokter ahli yang berpengalaman, menurutnya hasilnya sangat bagus karena tim medis tidak saja mengoperasi bibirnya, namun bisa mengerjakan operasi tersebut untuk perbaikan sampai ke langit-langit.

“Dengan cara operasi yang bagus seperti ini, para pasien bibir sumbing sudah bisa menggunakan pencernaannya secara normal”, ungkap dr. Rachmat Latief saat meninjau pelaksanaan baksos

Sekedar informasi Tim Medis yang didatangkan oleh Kosekhanudnas II Makassar berasal dari Tim medis Cleft Lip Palope (CLP) Center Surabaya, yang sudah sangat berpengalaman melakukan operasi, baik di rumah sakitnya maupun di berbagai bakti sosial yang telah digelar.

Selain operasi katarak dan bibir sumbing, pada acara pembukaan baksos tersebut juga diserahkan bantuan kaki palsu kepada 3 orang dari 19 orang penerima kaki palsu. Bantuan tersebut berasal dari Yayasan Kick Andy yang menjadi mitra dari Kosekhanudnas II Makassar.

“Kaki palsu ini upaya untuk membantu jiwa mereka agar tetap bersemangat menjalani kehidupan dan bekerja seperti orang lain secara normal”, kata Ketua Yayasan Kick Andy Ali Sadikin dalam sambutannya. (*)

2 Comments

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Loading...
To Top