Bulukumba

Bupati Bulukumba Salurkan Bantuan Kepada Petani

MAKASSAR, LINK1SULSEL.COM–Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) baik yang anggarannya dari APBD maupun APBN. Jumlah alsintan yang disalurkan pada tahun anggaran 2017 ini adalah sebagai berikut : Traktor roda dua sebanyak 56 unit, traktor roda empat sebanyak 4 unit, Cultivator (alat buat bedengan) 10 unit, transplanter (alat tanam padi) 8 unit, pompa air 50 unit, dan Handprayer (penyemprot hama) 28 unit.

Penyerahan bantuan ini diserahkan langsung oleh Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali secara simbolis di Kantor Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Senin (28/8) kepada perwakilan kelompok tani, yaitu Kelompok Tani (KT) Pabbentengan berupa pompa air dan cultivator, KT Sipakainga berupa handtraktor, dan Kelompok Tani Wanita Al Munawwar berupa handsprayer.

Kepala Dinas TPHP Ir Harun menyebutkan penyaluran bantuan alsintan tersebut dimaksudkan untuk mendukung pencapaian swasembada padi, jagung, kedelai dan hortikultura, serta peningkatan kesejahteraan petani. Dengan perkembangan teknologi saat ini, lanjut Harun, petani dituntut untuk menggunakan sarana produksi seperti alsintan yang telah terbukti memperbaiki tingkat efisiensi kerja di lahan, menekan biaya operasional, serta mengurangi kejerihan kerja masyarakat petani.

“Mekanisasi pertanian bukan saja sekedar berperan sebagai tambahan tenaga kerja, tetapi dapat mempercepat penyelesaian usaha tani dengan tepat waktu dengan mutu hasil pengolahan yang lebih baik,” tukas Harun dalam laporannya.

Selain penyaluran alsintan kepada para petani, Harun juga mengatakan bahwa pihaknya juga telah menyiapkan alsintan untuk Brigade atau alat yang setiap saat dapat dipinjam oleh para petani saat dibutuhkan. Alat Brigade tersebut berupa Traktor dua roda 63 unit, pompa air 25 unit, transplanter 5 unit, handsprayer 58 unit corn combain 2 unit, dan combaine harvester 15 unit.

Sementara itu, Bupati AM Sukri Sappewali dalam sambutannya mengatakan pada dasarnya bantuan tersebut guna mempermudah pekerjaan petani yang dikoordinasi melalui kelompok-kelompok tani. Dirinya meminta bantuan alsintan tersebut dapat dikelola dengan baik, dan dipelihara agar dapat digunakan lebih lama. Mantan TNI ini juga mewanti-wanti para petani yang mendapatkan bantuan agar digunakan untuk kepentingan petani bukan untuk dipersewakan apalagi dijual.

“Tidak boleh ada yang persewakan atau menjual alat itu, sampai di mana pun saya akan kejar itu alat kalau itu dijual. Pihak yang menjual juga akan diberi sanksi” tegas AM Sukri Sappewali.

5 Comments

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Loading...
To Top