Nasional

Jokowi Minta Menteri Tak Buat Kegaduhan di Tahun Politik

Presiden Joko Widodo memberikan pidato kenegaraan pada sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Tahun 2017 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2017). Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato, yakni pidato kenegaraan dalam rangka Hari Ulang Tahun RI ke 72.(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

JAKARTA, LINK1SULSEL.COM – Presiden  Joko Widodo menyinggung tahun politik yang semakin dekat dalam sidang kabinet paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/8/2017).

Oleh sebab itu, Presiden Jokowi meminta menteri memperhatikan betul kebijakan yang diambilnya agar tidak membuat kegaduhan di publik.

“Tahun depan, perlu ingatkan kita sudah masuk tahun politik,” ujar Jokowi di depan menteri Kabinet Kerja.

“Saya harapkan menteri tidak membuat kebijakan baru yang belum dikonsultasikan kepada publik pada masyarakat, belum melalui kajian dan perhitungan perhitungan mendalam, sehinga justru bisa membikin hal-hal yang tidak diingini masyarakat dan membuat masyarakat kecewa,” lanjut dia.

Jokowi menegaskan, para menteri harus mengarahkan kebijakannya untuk kepentingan rakyat.

Hampir seluruh menteri Kabinet Kerja hadir di dalam sidang kabinet paripurna. Hanya ada beberapa pejabat yang diwakilkan. Misalnya Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang diwakilkan Wakapolri Komjen (Pol) Syafrudin.

Selain itu Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang diwakili ketiga kepala staf TNI dari matra darat, laut dan udara.

2 Comments

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Loading...
To Top