Nasional

BEI Pastikan Asing Tak Bisa Beli Saham Freeport, Jika Memilih IPO

Proses divestasi atau pelepasan saham PT Freeport Indonesia akan menyesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2017.

LINK1SULSEL.COM, Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) ingin agar proses divestasi PT Freeport Indonesia (PTFI) melalui mekanisme pelepasan saham di BEI. Langkah tersebut merupakan upaya pemerataan pendapatan masyarakat melalui kepemilikan saham. Demikian disampaikan Direktur Utama BEI Tito Sulistio di Gedung BEI Jakarta, Kamis (31/8/2017).

“Yang penting kata-kata 51 persen itu hak milik Indonesia dan rakyat Indonesia stakeholder terbesar daripada republik, bagaimana caranya rakyat punya lewat pasar modal,” kata dia.

Tito pun menjamin, saham tersebut tidak bisa dijual kepada investor asing sebagai tahap awal. Artinya, saham itu hanya diperuntukan untuk investor lokal. “Kalau dibilang asing ya kita protect, kita punya cara asing tak boleh beli setahun, dua tahun,” ujar dia.

Namun, setelah itu saham Freeport bisa ditransaksikan dengan bebas. Dengan demikian, masyarakat Indonesia bisa mendapat untung. “Ya kalo 2-3 tahun asing mau beli ya nggak apa-apa rakyat dapat untung,” ujar dia.

Tito melanjutkan, pelepasan saham Freeport akan mendorong kapitalisasi pasar. Meski, muatannya tidak sebesar seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).

“Cuma kan ini kesempatan untuk melakukan suatu pemerataan pendapatan melalui pemilikan, jika bisa Freeport go public dan milik rakyat Indonesia,” tukas dia.

Comments
To Top