Bulukumba

Disdukcapil Gandeng MDM Dalam Mendorong Pencepatan Penerbitan

BULUKUMBA, LINK1SULSEL.COM– Rendanhya kesadaran masyarakat untuk mengurus penerbitan akta kematian akan mengakibatkan data kependudukan kurang akurat. Sebab penerbitan akta kematian sangat penting sebagai bukti meninggalnya seseorang serta pemutakhiran jumlah penduduk.

Hal inilah yang mendorong Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), A. Muliati Nur untuk menggandeng lembaga yang kompeten dalam mendorong percepatan penerbitan identitas kependudukan termasuk akta kematian.

“Khusus untuk penerbitan akta kematian, kami menggandeng Majelis Da’i Muda (MDM) Bulukumba untuk mensosialisasikan hal ini karena hampir setiap saat mereka dipanggil oleh warga untuk ceramah kematian,” ungkap A. Muliati, Kamis kemarin (14/9/17).

Menanggapi testimoni Kadisdukcapil, saat dikonfirmasi, Ketua MDM Bulukumba Ikhwan Bahar membenarkan hal tersebut serta menurutnya sudah ada MOU (Memorandum of Understanding) antara pihaknya dan Disdukcapil.

“Sudah ada MOU tentang hal ini dan kami diberi akses khusus oleh Disdukcapil bagi warga yang memanggil kami untuk ceramah kematian dan ingin juga diterbitkan akta kematian keluarganya,” jelas Ikhwan Bahar saat menyerahkan akta kematian almarhum Baco Ibrahim kepada keluarganya, Kamis malam (14/9/17).

Perlu untuk diketahui, bukan hanya akta kelahiran yang penting, tetapi akta kematian juga harus dimiliki oleh keluarga dan kerabat yang meninggal karena akan berdampak pada aspek lain seperti kewarisan, balik nama akte tanah, pensiunan, dan lainnya.

Adapun dasar hukum agar tertib administrasi kependudukan yaitu UU No. 24 Tahun 2013 perubahan atas UU No. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, Peraturan Presiden No. 25 Tahun 2008 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil. (*)

2 Comments

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Loading...
To Top