Gowa

Urai Kemacetan, Camat Buka Jalur Alternatif

GOWA, LINK1SULSEL.COM—Masalah kemacetan di Poros Malino, Gowa khususnya di titik jalan yang tengah dilebarkan mulai disikapi.

Pemerintah kecamatan Parangloe bekerjasama dengan masyarakat berinisiatif membuka jalan baru sebagai jalur alternatif mengurai kemacetan. Camat Parangloe, Muh Guntur mengatakan, jalur alternatif itu letaknya disisi jalan Poros Malino.

“Kemarin kami sudah turun melihat kondisi titik jalan yang macet. Memang cukup parah. Antrian kendaraan sampai dua kilo,” tutur Muh Guntur, Rabu, 20 September.

Setelah berkoordinasi dengan aparat kepolisian, pihaknya memutuskan untuk membuka jalur alternatif. Adapun jalur alternatif itu panjangnya 1,5 kilo. “Jalur alternatif ini diharapkan bisa mengurai kemacetan selama proses pelebaran jalan berlangsung,” terangnya.

Kemacetan kendaraan efek pekerjaan pelebaran jalan di Poros Malino, terutama di Km 37-39 Kelurahan Lanna, Kecamatan Parangloe jadi keluhan pengendara. Saat terjadi macet, antrian panjang kendaraan mencapai dua kilo lebih.

“Mulai dari Bontosunggu ke arah Malino dan sebaliknya kendaraan tak bisa bergerak. Harus menunggu sampai 3-4 jam baru bisa lewat,” gerutu salah seorang pengendara roda empat, Herman.

Warga Sungguminasa, Arif meminta pihak kontraktor menyediakan petugas khusus untuk mengatur kendaraan di titik jalan yang dilebarkan. “Harusnya pihak kontraktor menunjuk petugas pengatur kendaraan. Tidak sempatmaki sampai ke tujuan karena mobil tidak bisa tembus,” kesalnya.

Laporan:(rus)

5 Comments

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Loading...
To Top