Kasdam XIV dan Mentan Berbaur Dalam Festival Bawang Nasional Enrekang

oleh

ENREKANG, LINK1SULSEL.COM- – Menteri Pertanian RI Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman,M.P., bersama Rombongan diantaranya Brigjen TNI Supartodi (Kasdam XIV/Hsn), Brigjen Pol Guntur (Wakapolda Sulsel) dan Kolonel Inf J.Lumban Toruan(Aster Kasdam XIV/Hsn) telah mendarat menggunakan pesawat Helly Bell 412 TNI AD. Bertempat di Lapangan H. Andi Baso Rasid Kalosi Kec. Alla Kabupaten Enrekang dalam rangka menghadiri kegiatan Festival Bawang Merah Nasional, Kontes Ternak Sapi & Kambing serta Pameran Produk Pertanian Nasional Tahun 2017, sabtu (14/10/2017).

Kedatangan Menteri Pertanian RI dan rombongan disambut oleh Drs. H. Muslimin Bando, M.Pd (Bupati Enrekang), H. M. Amiruddin, SH (Wakil Bupati Enrekang), beserta unsur Forkopimda Enrekang. Kegiatan Menteri Pertanian RI dan Rombongan serta unsur forkopimda melakukan Panen Raya Bawang Merah di Desa Bubun Lamba Kecamatan Anggeraja Kab. Enrekang. Kemudian Menteri Pertanian RI bersama rombongan dan Unsur Forkopimda Enrekang mengikuti kegiatan Pembukaan Festival Bawang Merah Nasional (FBMN) Tahun 2017.

Bertempat di Lapangan Andi Liu Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang. Kegiatan dihadiri sekitar 1.000 orang terdiri dari Para Asosiasi Perbenihan Bawang Merah Indonesia, Para Kelompok Tani Binaan Pemda Enrekang, Para Petani Bawang Merah serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Menteri pertanian, dikarenakan penjelasan dari Bupati Enrekang akhirnya dirinya menghadiri Festifal Bawang Merah. Tahun 2017 ini merupakan tahun kedua Indonesia tanpa impor, karena selama puluhan tahun kita impor jagung, dan hari ini tidak ada impor malah kita impor ke Filipina. Kalau ingin indonesia jaya, kembalikan ke 500 tahun yang lalu, dulu negara-negara lain datang ke Indonesia karena rempah rempahnya, dan untuk itu saatnya kita harus membalikan keadaan.

Menteri Pertanian akhirnya memerintahkan agar Bulog RI dan Pengusaha Eksportir Bawang Merah yang hadir utk membeli bawang merah Petani Enrekang dengan harga Rp 12.000,-/kg. Setelah kegiatan pembukaan dilanjutkan kegiatan antara lain, penandatangan perjanjian kredit oleh Perbankan kepada Petani atau pengusaha Bawang merah, Penandatangan kontrak dagang bawang merah antara petani, pengusaha bawang merah dengan pengusaha eksportir bawang merah .

Ada juga Penyerahan bantuan peralatan pertanian dari Kementerian Pertanian RI kepada petani pelaku usaha bawang merah di Kab. Enrekang, Pemberian penghargaan kepada eksportir pertanian bawang merah dan PT. Indo Food selaku pelaku industri serta Launcing ekspor bawang merah ke Negara Vietnam.

(Penrem 142/Tatag)

Loading...

Comments are closed.