Gowa

Hadapi Bahaya Obat PCC, Kadis Pendidikan Melakukan Sosialisasi Bersama Kejari Gowa

GOWA, LINK1SULSEL.COM– Guna mengantisipasi bahaya peredaran obat Paracetamol Cafein Carisprodol (PCC)dilingkungan sekolah, dinas pendidikan Kabupaten Gowa melakukan Sosialisasi di sekolah-sekolah bersama Kejari.

Kepala dinas Pendidikan Kab.Gowa DR.Salam M.Pd, kepada awak media Kamis (2/11/2017) mengatakan kami telah mengambil langkah-langka cepat dalam rangka mengantisipasi beredaran obat PCC, Obat Daftar G ataupun Isap lem dikalangan pelajar, khususnya di sekolah yang ada di Kab.Gowa.

“Pihak sekolah diperintahkan untuk meggelar Sosialiasi di Bulan Oktober lalu, dengan melibatkan Kepala sekolah, Guru serta kerja sama dengan Kejari Gowa

Selain sosialisasi pihaknya melakukan pemahaman bahaya obat PCC ataupun obat daftaf G untuk tidak dikosumsi sembarang tanpa resep dokter.

” Seperti di ketahui pada bulan kemarin 7 pelajar di gowa kedapatan menghisap lem tentu menjadi perhatian penuh oleh semua Steck Holder ataupun pihak kepolisian di Kabupaten Gowa.

Lanjut, Kadis Pendidikan yang gelar DR ini menurut sudut pandang pendidikan tujuan akhirnya adalah target utama bagaimana meningkatkan kualiatas mutu pendidikan siswa. Dalam mewujudkan itu banyak tantangan-tantangan di hadapi termasuk dihadapi interaksi terhadap anak didik bagaima mencegah bahaya narkoba itu sendiri.

” Dengan kerjasama kejari Kab.Gowa kami dari Dinas Pendidikan secara massif melakukan Door To door ke sekolah-sekolah melakukan sosialisasi. Program utama sistim persekolahan berbasis lingkungan, diantaranya Linkungan Sehat, bersih dan lingkungan astistik (Berseni) untuk mencegaj bahaya dampak obat-obat terlarang tadi.

Harapan saya selaku Kadis Pendidikan Kab.Gowa,  pihak sekolah berkewajiban termasuk guru untuk setiap saat melakukan pengawasan termasuk hal-hal tersebut, dan kami tidak teloril anak yang menggunakan alat semacan itu,” Pungkasnya.

(Moko)

To Top