Jeneponto

Bupati jeneponto Diduga tidak mensyukuri Anugrah Tuhan dengan jabatan yang dititipkan kepadanya

Kami membutuhkan pemerintah solution giver bukan pencitraan semata, kami butuh aksi bukan janji semoga mereka ( jajaran pemerintah) terketuk hatinya melihat penderitaan rakyatnya yang kesulitan mendapatkan AIR bersih. Tutup Edward. **

LINK1SULSEL.COM JENEPONTO – Menanggapi jeritan rakyat jeneponto tentang kebutuhan dasar masyarakat yakni tidak mengalirnya “Air Bersih” ke sejumlah pelanggan tetap PDAM selama sepekan terakhir adalah Hal yang sangat menyita perhatian publik dan juga menambah beban baru bagi masyarakat, bagaimana tidak masyarakat harus membeli Air di “pengecer dadakan” ada yang berupa Galon adapula yang membeli sekaligus satu tangki untuk menutupi kebutuhan memasak bagi IRT, Mandi, Mencuci, Minum dan sebagai sarana umum di mesjid-mesjid untuk membasuh tubuh ketika Mau sholat.

Presidium “Koalisi Aksi Pemuda 9” (KAP9) Edward.Red sangat menyayangkan sikap pemerintah yang seolah Acuh diatas penderitaan rakyat, dia menilai kebobrokan pengelolaan management Perusahaan Milik daerah (Perusda) PDAM adalah kegagalan dalam membina Asset sendiri, direktur PDAM harus ditindak tegas guna penyelamatan atas kebutuhan dasar manusia. Pungkas Edward

Edward menambahkan dirinya pernah mendampingi masyarakat Berdemo menuntut hak untuk mendapat pasokan Air bersih di Kantor DPRD jeneponto dan Kantor Bupati tapi Hasilnya adalah Harapan palsu, “kenapa saya katakan harapan palsu krna yang menerima tuntutan kami pada saat itu menjaji akan memanggil direktur PDAM dan secepatnya menyelesaikan masalah tsb, tapi sampai saat ini mereka (jajaran pemerintah) hanya sibuk pencitraan dikarenakan tahapan pemilukada sudah didepan mata.

Kami membutuhkan pemerintah solution giver bukan pencitraan semata, kami butuh aksi bukan janji semoga mereka ( jajaran pemerintah) terketuk hatinya melihat penderitaan rakyatnya yang kesulitan mendapatkan AIR bersih. Tutup Edward. **

4 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top