Bantaeng

Jabal Nur : Bagi Saya Setnov Ada Di Golkar

BANTAENG, LINK1SULSEL.COM–Kabar di carinya setnov oleh KPK jadi berita nasional di dini hari waktu indonesia timur KPK dengan penyidik nya bawa surat perintah tangkap ke rumah setnov.

Politis Partai Golkar Jabal Nur Junjung melalui whatsaapnya Kamis (16/11/2017) mengatakan bagi saya sebagai politisi GOLKAR adalah hal yang wajar dalam dunia politik dan juga negara hukum.

Bagi saya Setnov ada di GOLKAR karena biar juga di cuci air satu sungai pak setnov adalah ketua kami di golkar secara hukum dan aturan organisasi yang berlaku di golkar.

Simbol partai yang di cari KPK saat ini sangat penting bagi perjalanan politik bangsa ini, paginya pak setnov ada di paripurna DPR RI Kenapa tidak disitu KPK datang? Atau infomasi KPK kalah dengan informasi pihak lain yang coba beri masukan pak setnov bahwa jangan ada di rumah karena penyidik KPK mau datang.

Saya sebagai kader GOLKAR merasa partai saya lagi di uji. Ujian yang sangat besar karena ketua kami di cari di negeri yang sangat mudah di temukan..

Saya hanya berharap ketua kami tabah dan sabar hadapi proses hukum nya di KPK dan juga minta ke KPK agar evaluasi secara internal karena datang saat pak Setnov tak ada di rumah..

GOLKAR makin kuat dengan dinamika ini, apa yang menjadi cobaan bagi ketua kami adalah pelajaran berharga bagi kami berpartai.. Di golkar banyak tokoh yang siap akan segala dinamika yang ada dan sesuai mekanisme organisasi partai..

Semoga kasus hukum ketua kami yang boleh dikatakan juga adalah proses alami dalam poltik segera ada titik temu, saya sebagai kader partai golkar di daerah akan siap dengan segala kebijakan partai di DPP partai GOLKAR.

Belajar dari pak harto, saya harap pak Setnov belajar dari sikap bijak pak harto yang mundur jadi presiden karena desakan banyak pihak.. Termasuk mahasiswa waktu itu.. Dan sekarang desakan hukum yang luar biasa ke pak Setnov sy hanya bisa berharap pak Setnov juga mundur dari ketua umum partai Golkar untuk sementara waktu agar roda organisasi partai bisa berjalan maksimal hadapi segala event politik yang di depan mata.. Dan kalaupun nanti hukum mengatakan pak Setnov tidak bersalah maka wajar juga bila pak Setnov bisa kembali jadi ketua umum partai Golkar,” ungkapnya.(**)

Comments
To Top