Jeneponto

“Amuk” Kapolres Jeneponto di Lapangan Tolo, Ratusan Motor Bali Disita

JENEPONTO_LINK1SULSEL.COM_Kamis, (28/12/17) sekitar pukul 17.15 wita, kedatangan puluhan personil kepolisian resort Jeneponto dilapangan Tolo’, kecamatan Kelara membuat ratusan masyarakat yang berkumpul langsung berhamburan meninggalkan lapangan.
Puluhan anggota polres Jeneponto yang dibantu anggota polsek Kelara membubarkan paksa aksi balap liar.

Motor motor yang berada di tempat kejadian perkara langsung disita, namun sebagian besar pemiliknya berhasil lolos dari kejaran petugas dan belasan lainnya berhasil diamankan polisi.
Bahkan seorang pemuda tertangkap petugas karena kedapatan membawa senjata tajam jenis badik.

Operasi pembubaran balap liar yang dipimpin langsung Kapolres Jeneponto AKBP Hery Susanto itu membuat puluhan pelaku balap liar yang kebanyakan berusia remaja, pontang panting menghindari tangkapan petugas.
Dari hasil operasi ini polisi berhasil mengamankan lebih dari seratus unit sepeda motor, yang diduga digunakan beberapa kelompok remaja untuk balap liar, kebanyakan dari sepeda motor tersebut tidak dilengkapi surat surat dan kelengkapan kendaraan lainnya. 

“Aksi balap liar ini cukup meresahkan warga, berdasarkan dari laporan masyarakat, kami kesini dan langsung membubarkan kegiatan balapan liar, dan hasilnya kami mengamankan seratus lebih unit sepeda motor, motor motor ini kebanyakan tidak dilengkapi surat surat dan telah dimodifikasi, seperti menggunakan knalpot racing,” jelas Hery Susanto.

Hery menambahkan pembubaran tersebut sebagai antisipasi permasalahan baru yang akan ditimbulkan sebagai dampak dari balapan liar.
Selain Suara knalpot yang ditimbulkan dan banyak dikeluhkan warga, operasi ini juga sebagai rangkaian operasi cipta kondisi yang nyaman menjelang tahun baru.

Hery Susanto memastikan, akan terus menggelar kegiatan serupa untuk menghentikan aksi aksi balapan liar diwilayah hukum polres Jeneponto yang telah meresahkan warga dan membahayakan pengguna jalan lain.

Usai pembubaran, seluruh barang bukti selanjutnya di bawa ke mapolres Jeneponto dengan menggunakan beberapa mobil truk.
Untuk Belasan remaja yang berhasil diamankan langsung dilepaskan setelah mendapat arahan dan pembinaan, sementara kendaraan yang berhasil disita polisi, akan dikembalikan kepemiliknya usai tahun baru atau di bulan Januari 2018 dengan catatan mampu menunjukkan kelengkapan surat surat kendaraannya.

Jurnalis : Ipul
Editor : Rheynold

Comments
To Top