Kadis Peternakan Sulsel : Tidak Ada Proyek 2017 di Subkontrakkan

oleh

MAKASSAR, LINK1SULSEL.COM — Proyek Pembangunan Gedung Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulsel, tahun anggaran 2017 yang menelan biaya sebesar Rp 4,593,210,000, di sorot oleh Salah satu penggiat anti korupsi (Lira)

Proyek tersebut dimenangkan oleh perusahaan PT. FIKRI BANGUN PERSADA yang beralamat di jalan boulevard komp. Lili no.17 makassar, Dengan nilai anggaran RP 4,593.210.000. Tapi kemudian di pekerjaan tersebut di subkonkan (dipihak ketigakan) ke kontraktor lain dengan nilai 2,300,000,000,- tahun 2017.

Terkait berita yang sebelum di lansir di media online link1SULSEL.com beberapa waktu lalu, Ini tanggapan Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulsel Rabu ( 17/1/2017)

Ditemui diruang kerjanya Abd. Aziz Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan di dampingi Kasubag umum A.asong dan menjelaskan bahwa proyek yang dimenangkan oleh perusahaan PT. FIKRI BANGUN PERSADA dengan nilai anggaran 4,593.210.000 berjalan cukup lancar, Proyek pembangunan hingga masa kontraknya itu aman-aman saja,” kata Aziz.

” Aziz juga mengatakan bahwa proyek ini mulai dikerjakan oleh kontraktor selalu kordinasi dengan TP4D terkait pengadaan barang dan jasa. Kerjasama kami dari pihak TP4D kejaksaan itu cukup baik dan belum ada yang Salah di proyek ini.

Mengenai Subkontrakkan coba kordinasi langsung kepada kontraktor yang menanganinya, karena setahu saya itu tidak pernah dilakukan apa lagi di subkontrak,” Ujarnya.

Sementara di tempat terpisah Ir Gazali di Dampingi rekannya Herlin selaku pemilik perusahaan yang melakukan pekerjaan proyek pembangunan Gedung A Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel tersebut menjelaskan, bahwa proyek yang iya kerjakan tidak melakukan Subkontrak atau dipindah tangankan. Proyek ini dikerjakan oleh tukang dan mereka semua di atur mengenai pembelian barang melalui konsultan kami,” katanya.

” ia pun menuturkan selama proyek ini dikerjakan pihaknya selalu kordinasi dengan pekerja. Terkait barang yang di pasok ke pembangunan Gedung Dinas Peternakan yang sudah kami rampungkan di akhir tahun kemarin,” Alhamdulillah sementara tahun ini dalam proses pemeliharaan.

Lanjut, mengenai subkontrak dari nilai 4,5 Millar sekian kurang lebih kemudian isu yang beredar di subkontrakkan ke pihak ke 3 dengan angka 2,3 M itu tidak benar, Ada Miskomunikasi aja. Proyek ini berjalan saat di pertengahan itu menghabiskan anggaran 2,3 Millar dari 50 % pekerjaan yang telah selesai. Sehingga proyek ini rampung sesuai Pagu nominal yang tercantum di LPSE itu diselesaikan sesuai kontrak kerja yakni Rp.4.593.210.000,” tutupnya.

Loading...