Jeneponto

“Ngamuk”, Puluhan Jurnalis Jeneponto Hamburkan Ratusan Timah Panas Kodim 1425 Jeneponto

JENEPONTO_LINK1SULSEL.COM_Para wartawan yang sabang harinya memegang kamera dalam tugas jurnalistiknya kini “terpaksa” memegang senjata api yang biasanya digunakan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Kondisi tersebut terjadi saat Komando Distrik Militer (Kodim) 1425 Jeneponto mengajak para jurnalis yang bertugas di kabupaten Jeneponto latihan menembak di lapangan tembak kodim 1425 Jeneponto, Kamis (01/02/18).

Sebanyak tiga puluh orang pewarta baik cetak maupun wartawan elektonik dipersilahkan untuk menjajal senjata api laras panjang standar organik TNI.

Sebelum menembak ke tiga puluh wartawan dibagi enam tim, masing masing tim terdiri dari 5 orang dan masing masing wartawan diberi sepuluh butir peluru untuk menembak sasaran dengan jarak 30 meter.
Saat mendapat giliran menembak sebagian wartawan terlihat kaku. Mereka tampak canggung saat mulai memegang, membidikan, dan meletuskan senjata api ke sasaran meski sebelumnya diberi arahan dan petunjuk penggunaan senjata api laras panjang oleh instruktur. “Ini pengalaman pertama saya memegang senjata. Saya terkesan dan senang bisa sedikit merasakan senjata yang digunakan TNI,” ucap Aci, Jurnalis dari Media online link1sulsel.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 1425 Jeneponto Letkol Infanteri Arh Sugiri yang memantau langsung aksi para jurnalis itu mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa kebersamaan antara kodim 1425 Jeneponto bersama para wartawan yang bertugas di Kabupaten Jeneponto, Karena selama ini para wartawan sudah menjadi mitra Kodim dalam menyebarluaskan program maupun kegiatan kegiatan yang ada di Kodim 1425 Jeneponto.

“Seperti kita ketahui, wartawan merupakan corong penyampaian informasi kepada masyarakat luas. Sebagai mitra, sudah selayaknya hubungan itu harus dijaga dengan mengadakan kegiatan seperti ini, agar hubungan itu dapat terus berlangsung dengan baik,” ujar Komandan Distrik Militer (Dandim) 1425 Jeneponto Letkol Infanteri Arh Sugiri usai kegiatan.

Selain latihan menembak, Dandim 1425 Jeneponto Letkol Infanteri Arh Sugiri juga menyediakan hadiah hiburan untuk penembak terbaik 1, 2 dan 3.

Dedy wartawan Radar selatan keluar sebagai juara pertama, disusul Andi Wahyudi dari Media tvOne dan Yuda yang mewakili aktivis Mahasiswa.

Jurnalis : Awi
Editor : Rheynold

Loading...
To Top