Jeneponto

“Ulah” TNI di Jeneponto Membuat Nenek Miskin Ini Menangis

JENEPONTO_LINK1SULSEL.COM_Tangis haru nenek Yona, warga dusun Tabassi, desa Paitana, kecamatan Turatea, kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan tak terbendung, saat Komandan Distrik Militer (Dandim) 1425 Jeneponto, Letkol Arh Sugiri menyerahkan bantuan satu unit rumah layak huni untuk ditinggalinya.

Tak dapat menahan rasa bahagianya, nenek yang usianya hampir mencapai seratus tahun itupun langsung sujud syukur saat Dandim yang didampingi sejumlah ibu ibu persit membawanya masuk ketempat tinggal barunya.
Betapa tidak rumah tempat tinggal sebelumnya jauh dari kata layak huni.

Keinginan untuk memiliki rumah layak huni baginya hanyalah mimpi di siang bolong.

“Ini benar benar berkah bagi saya, rasanya seperti dalam mimpi, terimah kasih yang sebesar besarnya kepada Dandim dan jajarannya,” ucap Yona dalam bahasa daerah setempat yang telah diartikan link1sulsel.com, sembari mengusap air matanya.

 

Rumah yang diberikan Kodim 1425 Jeneponto tersebut dibangun oleh jajaran TNI dari Kodim setempat hanya membutuhkan 8 hari setelah tetangga Yona bersedia menghibahkan tanahnya yang memiliki lebar 3,5 meter dan panjang 7 meter.

“Kondisi bangunan rumah ibu Yona sebelumnya sungguh sangat memprihatinkan jadi kami dari Kodim 1425 Jeneponto terpanggil untuk membangunkan rumah baru sehingga beliau dapat mengisi hari hari tuanya dirumah yang sebenar benarnya layak untuk dihuni,” kata Letkol Arh Sugiri, kepada sejumlah awak media usai penyerahan rumah layak huni ke Yona, Sabtu, (10/03/18).

Tidak hanya rumah, sejumlah perlengkapan terlihat berada didalam rumah, seperti ranjang, kasur, selimut, kamar mandi yang dilengkapi kloset, cuci, serta fasilitas air bersih dan listrik.

Ia menceritakan, awal mulanya kondisi rumah nenek Yona yang reot dan nyaris roboh diketahui dari unggahan di jejaring sosial facebook, setelah melakukan kunjungan dan melihat kondisi, dirinya pun berinisitiaf membangunkan rumah baru tepat didepan rumah Yona sebelumnya.
Dirinya menyampaikan, saat ini masih banyak warga yang masih hidup dibawah garis kemiskinan yang butuh bantuan. ” Untuk itu, kami mengajak seluruh elemen untuk saling bahu-membahu membantu mereka,” ujarnya.

Dirinya mengatakan, TNI bisa kuat seperti saat ini karena rakyat, maka dari itu TNI harus berbuat yang terbaik bagi masyarakat. Salah satunya dengan memperbaiki atau memberikan rumah warga yang layak untuk dihuni.

“Selain itu hal ini juga sesuai motto bersama rakyat TNI kuat dan dirinya bertekad kegiatan akan dilaksanakan secara berkelanjutan dengan berbagai macam giat sosial lainnya yang bertujuan untuk membantu kesulitan masyarakat yang ada di kabupaten Jeneponto,” jelas Letkol Arh Sugiri.

Sementara itu, Warga setempat yang menghibahkan tanahnya, Syarifuddin menceritakan, jika memang rumah Yona itu hampir ambruk karena termakan usia, Yona tinggal dirumah tersebut hanya seorang diri setelah suaminya meninggal dunia tujuh tahun yang lalu, sementara ketiga anaknya yang masing masing telah berkeluarga berada di kota Makassar jarang pulang menjenguk orang tuanya, kehidupan anak anaknya juga hidup bercukupan.

Dalam mengisi hidupnya, keseharian nenek Yona menjadi pemulung sisa panen jagung warga untuk dijual, jika musim panen telah usai, nenek Yona terpaksa ke Makassar menjadi pemulung plastik. “Bantuan ini tentu sangat dirasakan manfaatnya, kami warga disini mengucapkan banyak banyak terima kasih ke pak Dandim, “tandasnya.

Jurnalis : Ipul
Editor : Rheynold

To Top