Makassar

CEO Abu Tour Ditetapkan Tersangka, Sejumlah Aset Tersita

MAKASSAR, LINK1SULSEL.COM—Setelah melalui proses penyelidikan yang panjang Ditreskrimsus Polda Sulsel menetapkan dan menahan Hamzah Mamba (35) Direktur Utama PT. Abu Tours (AT) sebagai tersangka kasus pidana penyelenggaraan ibadah umroh,

penipuan, penggelapan dan pencucian uang.

Keterangan ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Dicky Sondany bersama Ditreskrimsus, Kombes Pol. Yudhiawan Wibisono dan Kabid Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah Kanwil Agama Sulsel, Kaswad Sartono, pada Jumpa Pers di Mapolda Sulsel, Jumat kemarin (23/3/2018),

“Modus operandi perusahaan Abu Tours diduga sebelumnya memberangkatkan jamaah umroh dengan harga murah untuk menarik lebih banyak jamaah, selanjutnya untuk gelombang pemberangkatan 2018 membuka harga promo ibadah umroh untuk menarik minat korban sehingga menyetorkan sejumlah dana ke Abu Tours, dengan harapan dapat diberangkatkan, namun pada kenyataannya puluhan ribu jemaah di 15 wilayah operasinal AT, (termasuk Sulsel) tidak dapat diberangkatkan,” Beber Dicky didepan puluhan Media.

Total jamaah yang belum berangkat se Indonesia sebanyak 86.720 orang dengan total kerugian mencapai 1,8 Triliyun

Barang bukti yang disita berupa sejumlah dokumen Abu Tours, Data manifest jumlah agen yang telah membayar lunas, neraca keuangan, laporan laba/kerugian perusahaan dan hasil audit Kementerian Agama RI.

Polda juga telah melakukan pemblokiran terhadap 28 Rekening Bank milik Abu Tours yang diduga hasil dari kejahatan, menlakukan pemblokiran 34 aset tanah dan bangunan ke BPN dan permohonan sita ke pengadilan Negeri, selain itu menelusuri aset bergerak yakni motor dan mobil yang diduga menggunakan uang hasil kejahatan.

Dicky melanjutkan, atas kelakuannya melanggar hukum, HM di ganjar pasal 45, pasal 65, UU Penyelenggaraan Haji Bersubsider, pasal 372 dan 378 Jo. Pasal 64 KUHP dan Pasal 3,4,5, UU tindak pidana pencucian uang dengan ancaman pidana penjara maksimal 20 tahun dan denda paling banyak 10 Miliyar.

Editor:(Koma)

Laporan :(Ilham)

Loading...
To Top