Daerah

Dandim 1401 Majene Mensosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

MAJENE, LINK1SULSEL.COM– Empat Pilar Kebangsaan disosialisasikan oleh Dandim 1401/Majene, Letkol Inf. Rahman, bekerjasama Sekretariat DPRD Kabupaten Majene dan LPM- Mandiri (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Mandiri), dihadiri oleh Ketua DPRD Kab. Majene, Drs Darmansyah, Sekwan DPRD Kab. Majene, Andi Amran dan Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat serta Masyarakat Mandiri. Bertempat diAula Bunga Sendana, Kel. Lembang, Kec. Banggae Timur, Kab. Majene, senin (2/4/2018).

Materi 4 Pilar Kebangsaan yang disampaikan oleh Dandim 1401/Majene, Letkol Inf. Rahman Mengatakan Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika yang membingkai dan melandasi serta jadi pilar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang harus dipegang teguh agar negara kesatuan tetap terpihara. Agar kehidupan bangsa Indonesia semakin kukuh, hendaknya segenap komponen bangsa, saling memahami dan melaksanakan Pancasila, secara konsekuen menjaga sendi-sendi utama lainnya, yakni UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika,

Lebih lanjut Letkol Inf. Rahman Menyampaikan 4 pilar kebangsaan bahwa Pancasila merupakan 4 konsensus dasar bangsa antara lain Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Pancasila juga merupakan paham yang didasarkan atas kesadaran kebangsaan yang kuat. Sedangkan Esensi nilai-nilai Pancasila adalah Nilai Religius, kekeluargaan, keselarasan, kerakyatan dan keadilan, persatuan dan persatuan bangsa harus terus dipelihara dan diperjuangkan, agar negara terus bersatu dalam NKRI.

“Keragaman dalam satu kesatuan NKRI menyatakan bahwa Bangsa Indonesia adalah Bangsa yang besar kumpulan Suku Bangsa, ras, Bahasa,Tapak Budaya penduduk yang mendiami pulau di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Keragaman harus menjadi kekuatan untuk bisa mewujudkan Persatuan dan Kesatuan Nasional dalam bingkai NKRI. Bangsa Indonesia ini lahir dari keberagaman, berbagai etnis kumpul menjadi satu dalam satu lingkungan berbagai penganut agama saling berkomunikasi satu sama lain dan hidup rukun antar ummat beragama Apalagi, dalam semboyan Bangsa kita sudah sangat jelas, yaitu “Bhinneka Tunggal Ika” yang mengandung arti Walaupun kita berbeda tetapi tetap satu jua, “Jelas Letkol Inf. Rahman.

Editor:(Koma)

Laporan :(Sis)

Loading...
To Top