Makassar

Gelar Penyuluhan Pencegahan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran, Ini Pesan Damkar Makassar

MAKASSAR, LINK1SULSEL.COM–Musibah kebakaran dapat terjadi tanpa diduga, namun minimal kita bisa melakukan beberapa cara untuk mencegah terjadinya kebakaran.Tindakan preventif ini tentu akan sangat membantu anda dan keluarga dalam menyelamatkan diri serta rumah dari kerugian besar akibat kebakaran.

Itulah kata Hasanuddin kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar saat tampil sebagai pemateri penyuluhan dan pengendalian bahaya kebakaran yang dilaksanakan di ruang “Sipakabaji” lantai lll kantor camat Tamalate Jalan Danau Tanjung Bunga Makassar, Rabu (04/04/2018).

Menurutnya, untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bahaya kebakaran baik menjelang musim kemarau dan memasuki bulan Ramadhan, agar memperhatikan hal-hal yang memungkinkan terjadinya bahaya kebakaran misalnya, membakar sampah dalam volume besar di lingkungan pemukiman padat penduduk.

Hasanuddin menambahkan, hal lain yang dapat menjadi penyebab kebakaran adalah meninggalkan kompor dalam kondisi menyala, memasang steker bertumpuk untuk beban listrik yang besar, menggunakan tabung gas, serta selang regulator dan kompor yang tidak berstandar SNI.

“Siapkan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) yang siap-pakai di lingkungan kerja atau di rumah dan gunakan bila sewaktu-waktu diperlukkan untuk memadamkan api,” ungkap Hasanuddin.

Apa langkah awal yang harus dilakukan bila terjadi kebakaran?

-Usahakan memadamkan api sebisa mungkin, dan jangan panik. Apabila yang terbakar adalah kompor maka segera padamkan dengan menggunakan kain atau goni yang sudah dibasahi terlebih dahulu.

-Jangan sekali-kali menyiramkan air ke kompor yang sedang terbakar karena  apai akan membesar secara tiba-tiba dan sangat membahayakan diri anda.

-Bila yang terbakar adalah peralatan listrik, segera putuskan aliran listrik secepatnya dan padamkan apinya dengan menggunakan bahan yang tidak menghantar arus listrik seperti APAR jenis Powder, atau CO2, tapi bila listrik memang benar-benar sudah tidak berarus lagi barulah dapat anda padamkan dengan manggunakan air.

-Bila ternyata api tidak mampu anda padamkan, utamakan keselamatan diri anda dan orang-orang yang ada di dalam gedung/bangunan dan segeralah minta bantuan kepada masyarakat sekitar anda sambil berteriak-teriak minta tolong serta upayakan agar segera menghubungi dinas pemadam kebakaran setempat  ke nomor telepon 112, berikan informasi yang jelas dan lengkap  seperti apa yang terbakar dan dimana lokasinya.

“Setiap warga penduduk wajib berupaya aktif melakukan pencegahan dan penanggulangan atas bahaya kebakaran, baik untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan umum,” tutupnya.(**)

Loading...
To Top