Makassar

Demokrat Tidak Akan Terdegradasi Meski Ditinggal Pihak-Pihak Tertentu

MAKASSAR, LINK1SULSEL.COM — Partai besutan Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono yang marak diberitakan dibeberapa media khususnya di Sulawesi Selatan tergerus karena beberapa kadernya mundur dimana diketahui sebelumnya setelah wakil bupati Kab. Bulukumba pindah ke NasDem, menyusul Sekretaris Demokrat Sulsel yang juga wakil walikota Makassar Syamsu Rizal juga hengkang dan pindah ke partai Golkar serta yang baru-baru ini beberapa pengurus DPC PD Bulukumba juga turut tinggalkan partai berlambang mercy ini ditanggapi santai oleh Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel, A. Januar Jaury Darwis.

Mantan legislator DPRD Sulsel ini mengatakan sebagaimana lazimnya iklim yang terjadi menjelang event politik baik itu pemilukada dan pemilu 2019 mendatang. Adalah hal yang wajar terjadi tensi yang fluktuatif di tengah masyarakat, tidak terkecuali tokoh-tokoh masyarakat bahkan pejabat dari unsur jabatan politik sekali pun. Masuk dan keluar beberapa kader dan pengurus bagi Demokrat itu sesuatu yang biasa saja. Unsur chemistry antara sistim partai yang beradaptasi dengan keadaan demographic selama ini sudah berjalan dengan lancar, baik di tingkat regional maupun di lokal.

“Sehingga senantiasa bermunculan simpatisan dan pendukung partai yang akhirnya transformasi menjadi kader. Demokrat sangat menghargai hak demokrasi bagi siapa saja yang mungkin merasa cocok di wadah partai lainnya, justru Demokrat memberi apresiasi serta ucapan terima kasih bagi pengurus yang hengkang karena bagaimana pun terdapat kontribusi selama mereka berkiprah di Demokrat”, sambung JJ akronim Januari Jaury saat dikonfirmasi terkait pemberitaan hengkangnya beberapa pengurus partai Demokrat, sabtu (7/4/18).

Wakil Gubernur LSM LIRA Sulsel menambahkan akhirnya sistim yang kuat membentuk sumber daya manusia di jajaran pengurus Demokrat untuk berkarakter dan berkompetisi, keunggulan ini merupakan modal bagi partai Demokrat utk meningkatkan daya penerimaannya di tengah masyarakat.

“Saat ini PD Sulsel dengan armada flagship nya secara nasional yakni SBY, AHY lalu regional Punggawa-Macakka serta calon-calon Kepala daerah kab/kota akan terus berinteraksi dengan masyarakat luas, sehingga partai ini dinilai bersahabat dengan rakyat serta menawarkan solusi kesejahteraan melalui flagship tersebut di atas. Akhirnya tidak ada keadaan yang mendegradasi perjalanan PD di masa yang akan datang meskipun ditinggalkan oleh pihak-pihak tertentu”, tutupnya. (*)

Loading...
To Top