Makassar

Saat Diamankan Dua Pelaku Mengaku Mendapat Kekerasan Dari Oknum Aparat

MAKASSAR, LINK1SULSEL.COM–Sungguh Ironis Anak pejuang kebersihan yang biasa di panggil ” Ayah” (Nurdin T) anaknya bekerja sebagai Jukir NL (19) tahun melakukan penganiayaan kepada karyawan Wom finance atas nama (AM) di Jalan AP Pettrani di Depan Kantor  Wom Finance.

” Kejadian bermula pada saat karyawan tersebut memarkir kendaraannya di depan Kantor Wom Finance. NL yang bertugas sebagai jukir memindahkan kendaraan tersebut. Merasa kendaraan milik korban rusak, Korban akhirnya mengeluarkan bahasa yang tidak menyenangkan (KOTOR) kepada pelaku.

” Tidak terima dengan nada kasar sehingga NL (19) dan NH (16) kakak beradik ini langsung melakukan penganiayaan kepada AM.

Dalam penangkapan yang dilakukan oknum Mapolsek panakukang diduga ada tindak kekerasan terhadap pelaku di atas kendaraan,” kata Nurdi Ayah  Pelaku.

” Nurdin yang juga sebagai pengurus KPMP Sulsel mengatakan, anaknya bocor karena terkena hantaman senjata pistol dari salah satu oknum kepolisian yang tidak di ketahui identitasnya pada saat kedua anaknya di amankan anggota Mapolsek Panakkukang Jumat Malam 02.00 Wita,” kata dia.

Lebih ironis lagi lanjut Nurdin yang biasa di sapa ayah dirinya juga akan ditahan oleh pihak kepolisian karena mencoba membela kedua anaknya.

” Beginilah kalau pihak pelapor memiliki saudara polisi sehingga orang kecil seperti saya pejuang kebersihan kita teraniaya oleh oknum oknum yang merasa hebat dengan dekkeng (Backing -red) saudara polisi yang seenaknya menganiaya anak di bawa umur,” tutur.

Ditempat terpisah mengenai penganiayaan yang di lakukan oknum anggota Polsek Panakukang Panit 1 IPDA Amir saat di konfirmasi awak media mengaku tidak mengetahui pasti kejadian saat penangkapan. ” Kalau menurut anggota kami itu tidak melakukan penganiayaan Kata Amir diruang kerjanya Sabtu 14/4/2018.

Mendengar kejadian yang menimpa anggota KPMP (Komando Pejuang Merah Putih),Ardiansyah salah satu pengurus yang di dampingi ketua KPMP Sulsel Muskar Nain, S.Pd.M.Pd mengatakan bahwa apa yang dilakukan oknum aparat penegak hukum diluar kewajaran. Kami sangat sayangkan karena pelaku ini adalah anak dibawa umur dan dia termasuk anggota pengurus KPMP Sulsel.

” Jikalaupun pengurus KPMP kami tetap merasa tidak etis perlakuan oknum aparat yang semena-mena melakukan kekerasan kepada pelaku tindak kriminal,” Tutup Ardiansyah .

” Hingga berita ini turun belum ada keterangan resmi dari Kapolsek Panakkukang terkait insiden pemukulan kedua terlapor.(**)

Loading...
To Top