Kapolsek Panakkukang Bantah Ada Penganiayaan Terhadap Pelaku Anak Dibawah Umur

oleh

MAKASSAR, LINK1SULSEL.COM– Seperti berita sebelumnya bahwa diduga salah satu personil Personil Mapolsek Panakkukang melakukan tindak kekerasan terhadap anak di bawah umur (14/4/2018).

Penangkapan dilakukan terhadap pelaku NW (16) berprofesi sebagai juru parkir di Won Finance. Selain penangkapan terhadap NW juga di lakukan penangkapan terhadap NL(19) kaka dari NW.

” Kedua pelaku di duga melakukan penganiayaan terhadap karyawan Won Finance berisial AM di Jalan AP Petrani.

Isu yang beredar di media online dari pengakuan ayah pelaku itu benar hingga Kapolsek Panakukang, Kompol Ananda Fauzan Harahap angkat bicara terkait Kasus dugaan penganiayaan yang dilakulan oknum anggota Polsek Panakukang, Minggu, 15 April 2018.

Sesuai dengan rilis di beberapa media online, Dia mengatakan jika hal tersebut tidak benar, karena pelaku saat diamankan kedalam mobil secara tidak sengaja kepalanya terbentur dilangit-langit mobil.

“kalau masalah penganiayaan itu tidak benar, yang ada pas dimasukkan ke mobil kepalanya terbentur bukan di pukuli,”ujarnya

Lanjut Ananda mengatakan bahwa pada saat penjemputan anggotanya mendapatkan perlawanan

“justru pada saat dijemput anggota saya seolah olah dipersulit, tapi bisa kita klarifikasi ke orang tuanya, jangan sepihak agar tidak ada yang salah paham,”bebernya.

Dia juga menambahkan bahwa kejadian tersebut telah dilakukan media bersama Ketua KPMP sehingga sangat disayangkan jika pihaknya langsung di judge tidak benar

“Semalam kami telah melakukan mediasi bersama ketua KPMP, namun sangat disayangkan belum sempat diusut pihak kami sudah di judge dengan pemberitaan,”tambahnya.

Saat ditanya terkait kelanjutan kasus penganiayaan tersebut, dirinya mengatakan, jika kasus tersebut akan terus digulir.

“Tetap dilanjutkan dulu proses nya, kan delik aduan, Mana berani saya hentikan kasus kalau pelapor masih lanjut,”tutup Kompol Ananda Fauzan Harahap, Kapolsek Panakkukang.

Setelah berita ini diturunkan belum ada klarifikasi ulang dari pihak keluarga pelaku yang memberikan informasi kepada media bahwa adanya kekerasan yang di lakukan oleh oknum aparat.

” Sementara di tempat terpisah Ketua Komando Pejuang Merah Putih Sulsel (KPMP) Muskar Nain S.Pd M.Pd terkait statement yang di Utarakan Kapolsek Panakkukang dirinya telah melakukan kordinasi melalui telfon seluler. Kami dari pengurus KPMP tetap melanjutkan persoalan ini dan akan mengawal anak anggota kami yang juga sebagai pengurus KPMP Sulsel ,” tegas Muskar .(**)

Loading...