Dihadapan Komisi VIII DPR RI, Kakanwil Minta Kata Bangsat Untuk Kementerian Tidak Terlontar Lagi

oleh

MAKASSAR, LINK1SULSEL.COM–Disela Dialog dalan rangka Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI ke Kantor Wilayah Kemenag Prov. Sulsel siang jelang sore tadi (Selasa, 17 April 2018), yang membahas dan menjaring aspirasi dari sejumlah permasalahan seputar penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah di Sulsel, Kakanwil sempat membuat suasana Rapat menjadi hening terbalut haru.

Di Hadapan Tim Panja Komisi VIII DPR RI yang hadir diantaranya Wakil Ketua Komisi VIII Dr. TB. H. Ace Hasan Syadzily, M.Si, (FPG) Drs. H. Samsu Niang (FPDIP), KH. Bisri Romli, MM (FPKB), KH. Muslich, ZA (FPPP), Drs. KH. Chairul Muna (FNasdem). Kakanwil tak mampu menahan rasa sedihnya.

 

Kakanwil sampai Menitikkan Air mata haru, saat mengomentari ucapan salah satu anggota DPR RI yang menyebut Kementerian Agama “Bangsat”.

Beliau menyatakan tidak rela dan tidak tega bilamana Lembaga, Pimpinan dan Aparatur Kementerian Agama yang selama ini sudah bekerja dan berusaha keras dan maksimal dalam melaksanakan regulasi atau aturan terkait penyelenggaraan ibadah Haji dan Umrah di sebut dengan kata kata tidak pantas.

Mungkin disana sini masih terdapat kekurangan dan ketidaksempurnaan, akan tetapi hal tersebut bukan berdiri sendiri, akan tetapi hal tersebut juga disebabkan salah satunya oleh Regulasi yang ada, dan minimnya keberpihakan anggaran dalam hal pengawasan mulai dari level atas sampai ke kecamatan, kata Kakanwil.

Saya pikir, ini tugas kita bersama baik itu Kementerian Agama, DPR RI, Pemerintah Daerah dan Instansi Terkait untuk bersama sama melakukan perbaikan perbaikan, utamanya regulasi yang menjadi pijakan dasar lembaga atau instansi bergerak melaksanakan kebijakan terkait aturan tersebut, Lanjutnya.

Kakanwil berharap, ucapan tidak pantas tersebut tidak terulang kembali, karena ini sangat mencederai nilai nilai kebersamaan yang telah dibagun bersama, mari kita bekerja bersama mencari jalan keluar yang konfrehensif dengan mengedepankan nilai nilai musyawarah dan saling menghargai, ucap beliau.

Menanggapi ucapan Kakanwil, Wakil Ketua dan salah seorang anggota Komisi VIII dari DPR RI dapil Sulsel H. Samsu Niang menyatakan bahwa Komisi VIII DPR RI juga sangat menyayangkan pernyataan pribadi dari koleganya di Legislatif, bahkan Ketua Komisi tegas menyatakan mendukung dan.mengapresiasi sepenuhnya program dan kinerja Kementerian Agama selama ini yang terus memperlihatkan trend positif dalam melaksanakan program dan kegiatan, terbukti dengan prestasi yang diraih Indonesia yang dinobatkan sebagai penyelenggara haji terbaik di dunia dan pencapaian nilai terbaik tiap tahun dalam hal indeks kepuasan haji oleh BPS.

TB. Ace Hasan Syadzily mengatakan bahwa sinergitas yang dibangun antara Kementerian Agama dan komisi VIII DPR RI selama ini dalam upaya melakukan perbaikan perbaikan baik regulasi maupun program bidang Keagamaan dan pendidikan keagamaan sangat baik, dan semoga ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan terus, demi Kemaslahatan umat dibawah bendera kementerian Agama, harapnya.

Diakhir dialog, Baik Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel maupun Panja Komisi VIII DPR RI, saling tukar menukar cinderamata.

Editor:(Koma)

Laporan :(Wrd)

 

Loading...