Makassar

Begini Antisipasi Satpol PP Makassar Jelang Ramadhan

MAKASSAR, LINK1SULSEL.COM–Satpol PP Sebagai Aparat sipil penindak pelanggaran peraturan daerah (Perda), pada Ramadhan ini akan melakukan himbauan terhadap para pelaku usaha Hiburan Malam, Kafe dan Restoran serta merazia Wisma dan Rumah Kost yang ada di Makassar.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP), Imam Hud saat ditemui diruangannya, Senin (7/5/2018).

“Sebagaimana tahun tahun sebelumnya kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Dinas Perijinan, Disperindag, Dinas Pariwisata, Kepolisian dan TNI untuk kemudian turun memberikan himbauan kepada pengusaha hiburan malam agar mengikuti aturan yang berlaku, baik itu kafe ataupun rumah makan. Ada beberapa persyaratan yang akan disampaikan kepada pengusaha tersebut misalnya terkait jam buka usaha selama Ramadhan dan ijin usahanya.” Ujar Imam

Himbauan itu akan disampaikan setelah melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait terutama Dinas Perijinan, Disperindag dan Dinas Pariwisata.

“Kami juga akan merazia rumah kost, hotel dan Wisma untuk mengantisipasi kemungkinan pelanggaran terutama bagi anak muda/remaja yang menyalah gunakan momen Ramadan seperti memanfaatkan rumah kost, hotel atau wisma bersama pasangan luar nikah.”

Perhatian Satpol PP juga tak lepas dari sejumlah titik pemicu konflik perang kelompok yang memang selama ini dikeluhkan masyarakat disetiap bulan Ramadhan.

Imam mengakui, banyaknya agenda sehubungan dengan kegiatan Pilkada tetap menjadi fokus Satpol PP Makassar terutama untuk penanganan Demo dan unjuk rasa.

“Seperti kita ketahui Ramadhan kali ini bertepatan dengan tahun Pilkada sehingga kami bersama TNI-Polri terus berupaya melakukan antisipasi kerawanan konflik di Makassar. Pada intinya menjaga dan mencegah serta mendeteksi dini kewaspadaan masyarakat untuk tidak melakukan tindakan anarkis dan mengganggu ketertiban umum menjelang Pilkada.”

Ramadhan nanti kita akan mengoptimalkan personil Satpol PP yang ada, baik disetiap kecamatan berjumlah 30 orang per kecamatan dan di Balaikota 300 orang yang sewaktu waktu membantu menjaga keamanan dan ketertiban kota Makassar.” Pungkas Imam.

Editor:(Koma Online.COM)

Laporan :(Ilho)

Comments
To Top