PMII Makassar, Gempar dan Ompi Sulsel : Pancasila Terasinkan Di Negeri Sendiri

oleh

MAKASSAR, LINK1SULSEL.COM – Puluhan Mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Komisariat Tala’salapang yang tergabung tiga lembaga Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cab.Makassar, Gerakan Aktivis Pemuda Makassar (GEMPAR Sul-Sel) Dan Organisasi Mahasiswa Pemuda Intelektual (OMPI Sul-Sel) berunjuk rasa di Jl. Sultan Alauddin tepatnya di Depan Kampus Unismuh Kota Makassar, yang dipimpin Sdr.Muhammad Taslim (Jendlap PMII/Fak. Unismuh), dalam rangka” Pancasila Terasinkan Di Negeri Sendiri, refleksi hari lahir pancasila 01 juni 1945 – 01 juni 2018″. Jum’at (01/06/18) Sore tadi.

“Para Mahasiswa tampak bergantian berorasi di bawah kawalan ketat pihak kepolisian dari Polsek Rappocini, para Mahasiswa mengkritik Pemerintahan.

“Dari pantauan dalam aksi tersebut, Mahasiswa mengusung spanduk bertuliskan kritikan – kritikan mereka kepada Pemerintah. Di antaranya Aliansi Tiga Lembaga PMII Komisariat Tala’salapang, OMPI Sul-Sel, GEMPAR Sul-Sel, Panacasila Terasinkan di Negeri Sendiri.

“Ketua PMII Cab. Makassar menuntut pemerintah agar segera
Tindak Tegas ormas Anti Pancasila sesuai perpu no 2 tahun 2017, Kembalikan mata pelajaran pendidikan pancasila dan mata kuliah pancasila baik ditingkat SD, SMP, SMA dan Perguruan tinggi, Mengutuk keras aksi terorisme yang sangat bertentangan nilai-nilai kemanusiaan sesuai UUD No.15 tahun 2003, Menuntut peraturan presiden (perpres tenaga kerja asing yang UUD No 13 tahun 2003 Sipil Negara (ASN) dan pejabat birokrasi, Penindakan tegas terhadap Aparatur pemerintahan yang anti terhadap pancasila. Harap Muhammad Taslim (Jendlap aksi).

Pukul : 14:43 Wita, sempat diwarnai ketegangan antara para Mahasiswa dgn kepolisian saat ban bekas terbakar.Para Mahasiswa bergeser menuju di Jl. ujung Pettrani. Para Mahasiswa menahan R4 Box warna Hijau dengan Nopol B 9752 KCB sebagai panggung orasi.

Hingga aksi selesai, Kegiatan aksi berjalan Kondusif aman terkendali.

(WISNU).

Loading...