Kirab Merah Putih SDN Borong, Ajang Membangun Kebersamaan dan Nilai Nilai Persatuan

oleh

MAKASSAR, LINK1SULSEL.COM–Gema suara drumband membawakan lagu Garuda Pancasila, Hari Merdeka, dan lagu-lagu wajib nasional terdengar hingga Jln Borong Raya, Makassar, sejak pukul 07.00 wita. Permainan drumband oleh murid-murid sekolah dasar itu bukan hanya terdengar riuh rancak tapi juga syahdu begitu mereka memainkan lagu Ya Habibal Qalbi yang dipopulerkan Sabyan Gambus.

Sementara itu, anak-anak yang berpakian seragam sekolah, baju olahraga, pramuka dan dokter kecil (dokcil) tak henti-henti mengibarkan bendera merah putih berukuran kecil yang dipegangnya. Ada juga anak-anak perempuan dalam balutan pakaian adat baju bodo rupa warna. Yang unik, ada anak yang memakai baju bodo terbuat dari kantong plastik. Sejumlah anak lelaki terlihat gagah dengan jas tutup, lipa garusuk (kain sarung) dan songkok recca tobone. Ada pula anak yang menggunakan busana adat daerah lain, seperti dari Flores, NTT.

Begitulah suasana keindonesiaan yang tampak dalam acara Kirab Merah Putih SDN Borong, Selasa kemarin  (7/8/2018).

Acara ini merupakan rangkaian pembukaan perlombaan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-73. Orangtua yang ikut menyaksikan acara tahunan ini tak kalah antusias memotret dan merekam anak-anak mereka melalui smartphone.

Ketua Panitia, Andi Etty Cahyani, S.Pd mengatakan bahwa untuk tahun ini ada lomba yang berbeda yang dimaksudkan untuk membangun kebersamaan.

“Kami adakan lomba kebersihan antarkelas yang melibatkan orangtua, guru dan siswa pada kelas masing-masing,” kata Andi Etty.

Selain itu, pada porseni yang diadakan selama 3 hari ini, juga diadakan lomba mewarnai, menggambar, paduan suara, baca puisi, azan, tarik tambang dan membaca teks proklamasi. Juara umum akan memperoleh piala bergilir yang disediakan sekolah.

Kepala SDN Borong, Dra Hj Hendriati Sabir, M.Pd berharap, pada penyelenggaraan tahun depan akan ada tambahan piala bergilir yang disediakan komite sekolah. Melihat antusiasme guru, siswa dan orangtua, membuat wanita yang disapa Bu Indri ini bangga.

“Semoga semangat kita merupakan cerminan jiwa kepahlawanan dari para syuhada yang ikhlas berkorban demi kemerdekaan negeri ini,” katanya saat upacara pelepasan.

Senada dengan itu, Pengawas SD Gugus V Kecamatan Manggala, Andi Takwa SH, menilai positif acara seperti ini. Karena dapat membangun jiwa patriotisme generasi milenial, sekaligus mempererat persatuan warga sekolah sebagai satu keluarga besar.

Begitupun dengan Andi Amir Ma’ruf, Wakil Ketua Komite SD Kompleks Borong, yang hadir saat kirab. Menurutnya, ini momen paling tepat untuk merawat kekompakan dan kebersamaan. Karena itu, ia mengapresiasi kehadiran Bhabinkantibmas Polsek Manggala, yang berbaur dan ikut mengangkat bendera start.

“Kita ini bergerak di dunia pendidikan, jadi mesti bisa memberi contoh penanaman nilai nilai kebersamaan dan persatuan itu secara lebih konkrit,” tegasnya.

Bagi anak-anak, acara kirab yang berakhir sekira pukul 10 ini benar-benar dinikmati penuh suka cita. Meski harus melewati rute yang cukup panjang, mulai dari Jln Borong Raya berbelok ke Jln Toddopuli Raya Timur lalu memutar lagi, tak tampak bahwa mereka capek.

“Senang bisa ikut kegiatan ini,” kata Andi Nanda, murid kelas 3B, yang juga diiyakan temannya, Anas.

Kegembiraan juga terpancar di wajah Hj. Mariam. Nenek berusia lebih 60 tahun ini menemani cucunya yang masih duduk di kelas 3B kirab, sembari sesekali memegang bendera merah putih milik sang cucu.(*)

Loading...