LKBHMI Makassar Mendesak KPK Tahan Bos Lippo Group

oleh

MAKASSAR, LINK1SULSEL.COM–Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (LKBHMI) Makassar mendesak KPK segera menetapkan tersangka baru terhadap dugaan penyuapan dalam perizinan proyek Maikarta.

Juhardi Joe, Direktur LKBHMI Cabang Makassar mengatakan bahwa langkah hukum yang sudah dilakukan KPK dengan menetapkan tersangka Bupati Kabupaten Bekasi Neneng Hassanah Yasin, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Jamaluddin, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi Sehat MBJ Nahor, Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi Dewi Tisnawati dan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi itu sudah benar, namun berdasarkan logika hukum mana munkin ada penerima tanpa pemberi dan begitupun sebaliknya.

“Oleh karena itu KPK seharusnya segera mengambil langkah hukum untuk menetapkan tersangka dan melakukan penahanan kepada CEO Lippo Group yang diduga menyetujui suap atau setidak-tidaknya dianggap melakukan pembiaran kejahatan yang bertentangan dengan hukum,” Ujar Kamis (18/10/2018)

Sementara penggeledahan yang dilakukan oleh KPK pada 10 lokasi di Tangerang dan Bekasi termasuk Rumah CEO Lippo Group James Riady terkait dugaan kasus suap 13 milyar untuk perizinan proyek Meikarta.

Oleh karna itu, kami meminta untuk menahan James Riady sebagai tersangka yang diduga merestui terjadinya penyuapan dalam perizinan proyek Meikarta. Ujar Joe Direktur LKBHMI Cabang Makassar.(**)

Loading...