RSUD Andi Makkasau Melayani 87 Orang Pasien Korban Sulteng Secara “Gratis”

oleh

PAREPARE, LINK1SULSEL.COM– Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare, melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau, tetap melayani korban bencana alam Sulawesi Tengah (Sulteng) sebanyak 87 orang secara “Gratis”, senin (12/11/2018).

Hal tersebut diungkapkan Walikota Parepare, HM. Taufan Pawe mengatakan, sejauh ini perhatian Pemkot juga tak pernah lepas dalam memberikan kebutuhan dasar pengungsi korban Sulawesi Tengah, khususnya dibidang kesehatan. Sebab Pemkot melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau tetap melayani korban Sulteng, dari data pasien korban gempa yang dilayani sebanyak 87 orang, itu terdiri dari pelayanan Rawat jalan 32 Orang dan Rawat Inap 55 Orang meliputi tindakan rawat inap, operasi, perawatan intensif dan cuci darah.

Sedangkan Plt Dirut RSUD Andi Makkasau, dr. Renny Anggraeny Sari menjelaskan, kami pihak Rumah Sakit tetap melayani korban Sulawesi Tengah secara gratis dan tidak dipungut bayaran, sebab mereka tidak ditanggung oleh BPJS, sehingga kami yang menanggungnya. Sampai saat inipun belum ada pos anggarannya, kami baru berkoordinasi dengan pihak Kementerian Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Nasional untuk mencari solusi, karena pengungsi korban gempa Sulteng ditangani saat periode tanggap darurat. Hingga saat inipun, kami tetap melayani satu pasien yang dirawat, rujukan dari RS. Lasinrang dengan gagal ginjal, rencana cuci darah, tetap kami layani walaupun masa tanggap darurat telah berakhir. Adapun Total biaya yang sudah dikeluarkan pihak Rumah Sakit sekitar Rp.135 Juta.

Editor:(Koma)

Laporan :(Sis)

Loading...