Mulai Meresahkan, “Pak Ogah” Ditertibkan

oleh

MAKASSAR, LINK1SULSEL.COM—Tim Gabungan penertiban ‘Pak ogah’ yang terdiri dari Dinas Sosial, Satlantas, Satpol PP dan Dinas Perhubungan kota Makassar, hari ini, Senin (19/11/2018), mulai menggelar razia di sejumlah titik rawan poros jalan.

Pak Ogah merupakan istilah bagi orang-orang yang meminta uang kepada pengendara. Aktifitas mereka kerap terlihat di putaran balik atau di perempatan jalan

Kepala Dinas Sosial Makassar, Muktar Tahir menjelaskan razia dilakukan karena keberadaan pak ogah sering kali meresahkan masyarakat. Terlebih mereka beroperasi di setiap putaran jalan atau U-Turn dan kerap mengganggu ketertiban umum.

“Bersama Polantas, Dinas Perhubungan Satpol PP dan Dinsos untuk menjaring Ogah Ogah (pak ogah) yang meresahkan masyarakat. Meresahkan karena jika tidak diberi uang mereka akan mencoret mobil pengguna jalan, sehingga ini merupakan pelanggaran yang tidak memberikan rasa aman.” Jelas Utta Sapaan akrabnya.

Lanjut Utta, menjamurnya pak ogah di kota Makassar menjadi masalah sosial, bahkan menurut laporan yang masuk dan dari temuan petugas (Satlantas dan Disbub) di lapangan, bahwa mereka bukan lagi sekedar mengais rejeki tetapi mereka memanfaatkan keadaan mengarah tindakan premanisme.

Ia pun menambahkan, kegiatan seperti ini akan menjadi agenda rutin sambil menunggu pembuatan regulasinya (Perda).

“Himbauan saya kepada seluruh masyarakat pengguna jalan, jangan memberikan uang kepada mereka karena itu akan menumbuh kembangkan jumlah pak ogah dijalan,” pesannya.

Dari giat ini sebanyak 13 pak ogah berhasil terjaring razia, masing masing di Jl Hertasning 5 orang, Jl Alauddin 5 orang dan Jl Veteran 3 orang.

Laporan :(Ilho)

Loading...