Walhi Sulsel Mendesak Pertamina Untuk Bertanggung Jawab Adanya Tumpuhan Solar Dipesisir

oleh

PAREPARE, LINK1SULSEL.COM – Warga diseputaran pesisir tanggul cempae nampak ramai – ramai berdatangan kepantai dengan membawa jergen, baskom, ember untuk mengambil solar yang di duga tumpahan dari salah satu kapal Pertamina yang mengalami kebocoran, saat meninggalkan depot Pertamina Parepare menuju lepas pantai, kamis (10/1/2019).

Hal tersebut langsung ditanggapi oleh Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulsel, Muhammad Al Amin mengatakan, kamipun mendesak kepada Menajeman PT. Pertamina Parepare untuk bertanggung jawab dengan adanya kejadian seperti ini, karena PT. Pertamina setiap hari melakukan aktifitas melakukan bongkar muat BBM diwiliyah pesisir cempae. Ini sudah bisa dikatagorikan sebagai salah satu kejahatan lingkungan, karena PT. Pertamina sudah lalai yang mengakibatkan pencemaran laut.

Lebih lanjut Muhammad Al Amin menjelaskan, walaupun jumlah tumpahan solar tersebut tidak terlalu besar, tetapi dampak dan efek nya tersebut, akan dirasakan oleh masyarakat sekitar yang berada dipesisir ini, apa lagi bagi nelayan. Walhi Sulsel akan mengambil langkah langkah apakah kejadian ini ada unsur kesengajaan, kamipun akan terjun kemasyarakat mencari keterangan, apakah ini sudah tidak sesuai dengan dokumen lingkungan yang diharuskan oleh perusahaan PT. Pertamina.

“Adanya kejadian seperti ini, Walhi mendesak kepada Kementerian lingkungan Hidup Dan Kehutanan, untuk segera mencabut lebel perusahaan yang baik dalam pengelolaan lingkungan hidup dan pengelolaan hijau dijalankan oleh PT. Pertamina, ini menunjukkan fakta bahwa perusahaan PT. Pertamina tidak menjalankan sistem pengelolaan lingkungan hidup yang baik, tak lupa kepada pihak Kepolisian untuk mendesak melakukan pihak penyelidikan, “Tutur Muhammad Al Amin.

Sedangkan saat dikonfirmasi Sales Ritel TBBM Parepare, Faris menyatakan, nanti ada Humas yang akan mengadakan press release terkait kejadian ini.

Editor:(Koma)

Laporan :(Sis)

Loading...