Puluhan Unras Hipmi Meminta Walikota Segera Menonaktifkan Amran Ambar

oleh

PAREPARE, LINK1SULSEL.COM – Puluhan massa dari Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Parepare (Hipmi Pare), kembali turun kejalan dan melakukan aksi unjuk rasa, terkait kasus mandek diwilayah ini. Dua Kantor didatangi yaitu, Kantor Wali Kota Parepare dan Kejaksaan Negeri Parepare, selasa (12/2/2019).

Formatur Ketua Umum HIPMI PARE, Tri Suryadi Saputra mengatakan, kami meminta kepada Walikota Parepare, H.M. Taufan Pawe segera menonaktifkan Amran Ambar dari jabatannya, karena Amran Ambar juga mantan Kadis Perindakop yang tersandung kasus korupsi “gerobak jilid II”, penggunaan dana program bantuan kepada KSU Cempaka Raya Kota Parepare dari Kementerian Koperasi dan UKM, tahun anggaran 2013 dan 2014. Dengan hasil perhitungan kerugian negara untuk tahun 2013 sebesar Rp. 375.000.000 juta dan tahun 2014 sebesar sebesar Rp. 50.000.000, total keseluruhan Rp. 425.000.000.

Lebih lanjut Tri Suryadi Saputra menjelaskan, selain kasus korupsi “gerobak jilid II”, ada empat kasus yang belum tuntas. Seperti, kasus mark Up Alat Kesehatan RSUD. Andi Makkasau Parepare saat Dr. Muhammad Yamin menjabat sebagai Plt. Direktur, kasus OTT eks ULP tak kunjung Rampung, kasus raibnya dana Dinkes Parepare sebesar Rp. 2,9 milyar dan DAK Disdikbud sekolah 2018.

“Kamipun meminta kepada Pihak Kejaksaan Negeri Parepare, untuk segera mempercepat mengeksekusi terpidana Kasus Korupsi, Amran Ambar. Tujuan paling utama dari tuntutan adalah agar para jajaran petinggi berkenan mendengarkan dan segera menindak lanjuti beberapa kasus korupsi yang hingga saat ini menggantung, “Tegas Tri Suryadi Saputra.

Editor :(KOMA MOKO)

Laporan:(Sis)

Loading...