BPBD Makassar Kembali Lanjutkan Pencarian Korban KMP Dharma Rucitra 7

oleh

MAKASSAR, LINK1SULSEL.COM–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar kembali melanjutkan pencarian satu orang penumpang KMP Dharma Rucitra 7 yang terjatuh di Perairan Makassar, Minggu kemarin (14/04).

“Pencarian hari ini akan menggunakan dua perahu karet bermesin dan tambahan satu perahu Rigid dari Basarnas, jadi total ada tiga perahu yang akan digunakan untuk melakukan penyisiran” ungkap Taufiek Rachman selaku Kepala Pelaksana BPBD.

Selain itu, ada tambahan tim gabungan yang akan membantu melakukan pencarian.

“Ada dari BPBD, Basarnas, Damkar, kemudian ditambah personil dari Syahbandar Utama Makassar, Ditpolair Polda Sulsel. Kemudian dari potensi SAR, ada dari SAR UNM, SAR Pemuda dan SAR Unibos,” kata

Sementara itu, Nurhidayat Sukardin selaku Koordinator Lapangan mengatakan, area pencarian hari ini akan diperluas sampai ke Pulau Langkai.

“Hasil briefing tadi pagi bersama tim gabungan, lokasi pencarian dibagi tiga Search dan Rescue Unit (SRU)
yang akan melakukan penyisiran dari Pantai Tanjung Bayang sampai Pulau Langkai” katanya.

SRU satu menggunakan perahu karet akan melakukan penyisiran dari Posko Tanjung Bayang menuju ke lokasi kejadian di sekitar Pulau Langkai.

Kemudian SRU dua, menggunakan perahu karet dari Posko Tanjung Bayang menuju area pencarian di sekitar Pulau Langkai.

“SRU tiga, menggunakan Rigid melakukan penyisiran dari Pelabuhan Paotere menuju area pencarian di sekitar Pulau Langkai,” ucap Nurhidayat saat ditemui di Pantai Tanjung Bayang.

Perlu diketahui, operasi SAR gabungan ini dilakukan karena adanya informasi penumpang terjatuh dari KMP Dharma Rucitra 7, Sabtu (13/04) dini hari yang dilaporkan oleh petugas siaga dari VTS Makassar, bahwa pada TW 0412 2240 H, MOB satu orang terjatuh dari KMP Dharma Rucitra Tujuh, Rute Makassar-Surabaya pada posisi 05°12’36” S – 119°05’30” E, yang di perkirakan terjatuh di Perairan Makassar.(**)

Loading...