Bisnis Jual Beli Gerobak “Kanre Rong” Terbongkar

oleh -1.110 views

MAKASSAR, LINK1SULSEL.COM–Mantan Walikota Danny Pomanto memberikan Gerobak Gratis di lahan Karebosi jalan Kartini dengan Program “Kanre Rong” untuk Tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Ujung Pandang, Bontoala dan Rappocini untuk para Pedagang Kaki Lima.

Program kanre Rong, mantan Wali Kota kala itu agar mengharapkan para pedagang bisa mendukung Program-program Pemerintah khususnya para pedagang kaki Lima yang di pindahkan untuk Meramaikan makanan Kuliner khas kota Makassar

Anehnya Kepala pengelolah Kanre Rong, Said malahan diduga memperjual belikan dan mengontrakan Gerobak ke para Pedagang kaki Lima (Pk5) dengan beragam harga yang di pungut pada para pedagang yang mau masuk di Kanre Rong Karebosi untuk mendapatkan gerobak dan menepati tempat tersebut.

Hal tersebut di utarakan beberapa pedagang kepada awak media

Pengakuan itu di ambil dari beberapa sumber, Beberapa PKL yang menyetor ke pihak Pengelola Kanre Rong antara lain A.Musdalifa nomor Gerobak 027 membayar sebesar RP.13 juta.Jufri nomor Gerobak 187 membayar RP.6 juta dan Fadli Tajuddin sebesar RP.3.5 Juta Nomor Gerobak 197 belum pedagang Kaki Lima Lainnya yang di pungut Biaya-biaya Tambahan.

Beberapa PKL yang menutup tidak menjual karna sering di tagih oleh suruhan pihak pengelolah akibatnya pedagang tidak mau membayar atau menyetor kepada pihak Pengelolah.

Akibatnya pihak Pegelolah membuka paksa dan salah satu pedagan Kaki Lima yang bernama Sudirman nomor Gerobak 188 dan Pedagang lainnya yang di rusaki atas suruhan pengelolah yang biasa di Panggil Mas oleh para pedagang mencungkil dan merusak Gembok gerobak

Kejadian pengrusakan atau di buka paksa sama suruhan Pengelolah, Pedagang Kaki Lima ramai-ramai melapor kejadian tersebut ke Kepolsek Ujung Pandang pada Hari Minggu 01/09/2019.

Para PKL yang ada di Karebosi protes dan tidak terima atas Perlakuan pengelolah Kanre Ron Said mengenai perusakan gerobak dan pungutan yang selalu di lakukan oleh Kepala Pengelolah ke PKL kanre Rong yang memperjual belikan serta mengontrakan Gerobak yang ada di Karebosi.

Dari hasil jepretan awak media pada kamis (5/9/2019) nampak sejumlah lapak “Kanre Ronk” tertutup “. Belum diketahui apa alasan mereka menutup dagangan usaha mereka yang terlihat dipenuhi Parkiran kendaraan roda 4.

Sesuai Aturan yang di keluarkan oleh Pemerintah Kota makassar pada saat itu Danny Pomanto menjabat sebagai Walikota Melouncing Kanre Rong bahwa Gerobak yang di berikan kepada para PKL tidak bisa di perjual belikan apalagi di pindah tangankan ke orang lain dan tidak ada pungutan biaya sepersen pun ke para pedagan Kaki Lima yang ada di Karebosi.

Hingga berita ini turun belum ada komentar dari pihak pemerintah setempat

Editor ::(KOMA/MOKO)

Laporan :(UCG)

Loading...