Di F8 Makassar Jajaki Kerjasama Lintas Kota

oleh -173 views

MAKASSAR, LINK1SULSEL.COM-– EventMakassar International Eight Festival and Forum atau F8 akan menjadi saksi sejarah bagi pemerintah dan masyarakat, jika kota berjuluk anging mammiri ini betul-betul akan menuju kota dunia.

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan melakukan penandatangan kontrak kerjasama dengan beberapa kota se-Indonesia dan kota-kota lainnya di belahan dunia.

Diantaranya kerjasama (sister city) dengan kota luar negeri meliputi Korea, Taiwan dan Perancis. Sementara kerjasama lintas perkotaan dalam negeri, yakni kota Tual, Jogyakarta dan Surakarta.

“Agenda rencananya akan berlangsung pukul 3 sore (15.00 wita) tanggal 6 sebelum pembukaan F8 di Hotel Aryaduta. Ini masih tentative,” kata Kepala Sub Bagian Kerjasama Antar Daerah/Lembaga BagianPerekonomian dan Kerjasama Sekretariat Kota Makassar, Najiran Syamsuddin.

Adapun yang melakukan penandatanganan kerjasama lintas kota ini diantaranya, masing-masing kepala daerah yang juga disaksikan oleh perwakilan kota negara serta agency pemerintah.

“Afrika Selatan tidak hadir yang mau tandatangi. Pak wali langsung tandatangan bersama kepala daerah kota kabupaten. Untuk kota luar negeri juga ditandatangani wali kotanya,” ujar Najiran.

Dia menjelaskan, kerjasama dengan kota luar negeri berbentuk investasi. Sementara untuk tiga daerah dalam negeri adalah pengembangan potensi wilayah pada bidang-bidang tertentu.

Misalnya kerjasama dengan Korea di bidang Smart City, Taiwan di bidang perdagangan, Perancis terkait dengan keamanan kota atau Safe City. Sedangkan bersama kota Tual, Pemkot Makassar juga menjajaki kerjasama di bidang smart city, Jogyakarta di bidang budaya, dan Surakarta (Solo) bidang perdagangan.”Semua dirangkum dalam kerjasama lintas perkotaan. Kerjasama dengan kota luar negeri menjajaki sister city, kalau perancis itu kelanjutan kerjasama Later of Intens 2016 lalu,” terang Najiran.

Kepala Bagian Perekonomian dan Kerjasama Sekretariat Kota Makassar, Sukri Hasanuddinsebelumnya mengatakan, rencana sister city membidik beberapa kota luar negeri lainnya sepertiGothenburgh Swedia, Icheon Korea Selatan, serta Cape Town Afrika Selatan.

Baca Juga :  Dimasa Pandemi, Ditlantas Polda Sulsel "Peduli Masuk Kampung" Kembali Berbagi Berkah

Sedangkan rencana lintas perkotaan dalam negeri direncanakan berlangsung dengan Palu, Palembang, Kendari, Bandung, dan Denpasar.

“Jadi kerjasama ini harus ditandatangani wali kota, tidak  bisa kalau bukan wali kota. Karena bukan wali kotanya yang datang tapi perwakilannya saja,” singkat Sukri.

Makassar sendiri lanjutnya, telah menjalin kerjasama dengan IE Singapore di bidang smart city, ENGIE INEO France di bidang smart city security, Cambridge University di bidang sertifikasi murid dan guru di bidang study bahasa inggris termasuk bersama Temasek Singapore di bidang pelatihan.(**)

Loading...