GEMPAR Minta Polda Sulsel Usut Pelaku Penganiayaan Warga Bone

oleh -96 views

MAKASSAR, LINK1SULSEL.COM–Di duga kekerasan terhadap masyarakat kembali terjadi di kabupaten bone kecamatan kahu. Sekira Pukul 20.00 wita Tanggal 4 Juni Jl. Poros palattae beberapa hari lalu, aktifitas masyarakat khususnya pemuda sangat giat menyambut hari kemenangan idul fitri 1 syawal 1440 H 2019

Aktifitas itu disebut sebagai malam takbiran dan setiap tahun di rayakan oleh ribuan msyarakat hususnya pemuda sesuai tradisi dari turunan para pendahulu

Terlihat malam itu sangat lancar dan terkendali sejak dimulai nya sekitar pukul 20.00 sampai skitar pukul 11 lewat,” Ujar Agriawan salah satu Aktivis HMI kepada awak media Sabtu malam (8/6/2019)

Diduga kejadian tersebut masuk jam 12.00 wita terjadilah kekerasan yang di duga kuat dilakukan oleh salah satu oknum yang tidak dikenal (OTK) yang belum diketahui apa sebabnya melakukan pemukulan kepala pengendara motor memakai pentungan hingga kepala sang korban bengkak penuh darah seperti yang terlihat kondisi kepada wajah korban,

Keras dugaan oknum yang bertugas malam itu adalah dari polsek kecamatan kahu kabupaten bone,” Katanya

“Terus terang dirinya bersama GEMPAR Sulsel mengecam tindakan aparat oknum tersebut yang sama sekali memperlakukan masyarakat seperti binatang,” Jelasanya

Fungsi dan tugasnya sebagai polisi, ingat UU 1945 No 2 Thn 2002 Tentang kepolisian sebagai alat negara yang berperan melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

“Merujuk UU diatas menandakan oknum yang melakukan kekerasan tersebut sama sekali tidak paham tentang fungsi dan tugasnya, ” Tambah Agriawan

Ia menambahkan, Dirinya bersama aktivis HMI lainnya dan GEMPAR SULSEL¬† akan layangkan surat laporan di polsek Kahu Kabupaten Bone. Setelah itu iya berharap kepada kapolres bone dan Kapolda agar menindak bawahanya yang melakukan hal” fatal separti ini

Jika memang setelah kami melapor esok dan kami tunggu dalam jangka waktu 2 x 24 jam tidak di tindaki maka kami berjanji akan menggelak aksi besar-besaran di Polda Sul-sel untuk tetap mengawal kasus ini sebab yang jadi korban adalah salah satu kader kami di GEMPAR SUL-SEL,” Tutupnya

Hingga berita ini turun, belum diketahui apa motif pelaku di aniaya. Sampai saat ini pula pihak aparat terkait belum bisa dimintai konfirmasi dengan adanya insiden yang di alami korban dari kader GEMPAR SULSEL .(**)

Loading...