Hasil Regrouping di 15 Kecamatan Jadi Bulan Bulanan Utang Oleh Rekan Kerja

oleh -208 views

MAKASSAR, LINK1SULSEL.COM — Seperti berita beberapa bulan kemarin, Mantan Kadis Pendidikan Makassar, Dr. Abd Rahman melakukan observasi disemua sekolah negeri baik SD maupun SMP ternyata jumlah sekolah SD negeri jumlahnya sekitarr 365 yang tersebar di 15 Kecamatan  di Kota Makassar,

“Sesuai UU Nomor 20 Tahun 2003  tentang Sistem Pendidikan Nasional, salah satunya adalah setiap warga negara memperoleh pendidikan yang bermutu. Untuk tahun 2019 sekolah SMP negeri sangat terbatas dan memprihatinkan akan di tingkatkan, Daya tampung tidak bisa dibendung, yang pasti akan berdampak pada beban tiap kepala sekolah, ” katanya

Namun dari hasil Regrouping ini ada yang berdampak negatif bagi sejumlah sekolah di Makassar yang sudah di satukan menjadi sekolah induk

Seperti halnya yang terjadi di dua sekolah di Kecamatan Rappocini Kota Makassar yakni SD Inpres Perumnas III dan SD Emy Saelan

Rupanya tidak semudah membalikkan sebelah tangan, SD tersebut jadi bulan bulanan utang. Selain utang dampak dari Regrouping ini menghambat proses belajar mengajar sebut saja soal ATK dan biaya biaya operasional sekolah.

Kepala SD Inpres Perumnas III, Asril wahyudi menyebut bahwa kami pihak sekolah kebingungan untuk pembelanjaan kegiatan sekolah. Pasalnya dana BOS yang biasa diterima bendahara belum bisa dicairkan dengan alasan menunggu petunjuk dari Inspektorat,” Katanya Kamis (17/10/2019)

Dampak dari Regrouping juga belum kami tahu kejelasannya, Seperti apakah kedepan tempat dan posisi di sekolah nanti.

Lanjut, bahwa dirinya pernah mempertanyakan status hasil Regrouping ini namun hasilnya dari orang dinas masih menunggu dulu. Seperti kita lihat sekarang, ATK dan lain lain harus minta di sekolah induk, Biaya lain pun demikian,” Tuturnya.

Hal yang sama diutarakan Kepala SD Inpres Tidung, Dirinya kebingungan soal utang yang menumpuk, kami ingin ada kejelasan juga supaya status dan pertanggung jawaban sekolah transparan,” Ujarnya

Hingga berita ini turun belum ada keterangan dari pihak Dinas Pendidikan Soal hasil jelas tentang sekolah Induk.

Laporan (MOKO)

Loading...