Hebat ! Delapan Siswa MA Bontorita Ikut Lomba Karya Tulis Pekan Sejarah

oleh -46 views

TAKALAR, LINK1SULSEL.COM–Kegiatan bertajuk “Lomba Pekan Sejarah Takalar” ini diadakan oleh Salahsatu komunitas literasi dan kepenulisan di Kabupaten Takalar, bernama Komunitas KERTAS PENA. Kegiatan ini bekerjasama dengan pemerintah pusat yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia atau Kemendikbud RI.

Salah satu item kegiatannya yaitu Lomba Karya Tulis Ilmiah Kesejarahan, yang mempertandingkan para pelajar SMA/SMK/MA Se-Sulawesi Selatan. Dengan mengangkat tema ”Budaya Lokal Takalar, Masa Lalu, Kini dan yang Akan Datang”. Pengiriman naskahnya terakhir pada hari ini 30/9/2019.

Salah satu dari sekian banyak sekolah yang berpartisipasi yaitu MA Muhammadiyah Bontorita yang terletak di Kecamatan Galesong, Takalar ini mengirimkan 8 orang utusan peserta dalam mengirim naskah karya tulisnya. Mereka diantaranya yaitu Jumriadi, Kelas XII judul “Biografi Sejarah Perjuangan Karaeng Galesong”, Muh. Imran, kelas XII, judul “Maudu’ Lompoa di Cikoang”, Muh. Jumrah, kelas XII judul “Sejarah Kerajinan Serat Daun Lontar”, Megawati, kelas XII, judul “Makanan Khas dari Olahan Ubi Kayu”, Sahriani Saskia Malisa, kelas XII, judul “Bassang Olahan Jagung Kreatif”, Ilham Saleh, kelas XI, judul ” Sejarah Asal Usul Nama Galesong”, Nur Reski Fitriani, kelas XI, judul “Sejarah Nelayan Patorani”, dan Wahyu, kelas X judul “Sejarah A’ka’dobulo Pesta Panen”.

Menurut salah satu guru pembimbing, Rudiyanto, menjelaskan bahwa “pada awalnya para siswa kami melihat informasi dimedia sosial dan ada panitia yang datang kesekolah menempel brosur, kemudian datang seorang siswa ke perpustakaan tempat saya berkantor, ia datang dengan maksud menyampaikan bahwa ada beberapa temannya yang berminat untuk berpartisipasi” jelas Kepala Perpustakaan ini.

Kemudian besoknya dilakukanlah rapat sederhana dihadiri oleh siswa-siswi tersebut, kami juga menyampaikan bagi siswa lainnya yang berminat. Maka kami susunlah agenda untuk melaksanakan pelatihan penulisan karya ilmiah selama 2 pekan, mereka juga diarahkan untuk mencari literatur, observasi dan wawancara dengan responden dari masyarakat dan tokoh sejarawan, kemudian terakhir diadakan seminar hasil didepan para guru dan pengiriman naskah karya tulis melalui email, tambah guru yang menjabat Sekretaris PD IGI Takalar ini.

Selain itu, Kepala Madrasah MA Bontorita, Indaria Suddin mengemukakan pendapatnya “Semoga saja para siswa yang berpartisipasi ini dapat lolos karyanya, dan tidak sampai disini saja untuk terus belajar karena masih akan banyak kegiatan perlombaan yang dapat diikuti, mereka adalah yang terbaik dari ratusan siswa yang kami bina”, harap guru dan trainer Thibbunnabawi di BC HPAI Takalar ini.

Sementara itu, wakil kepala madrasah bidang sarana dan prasarana, Narpiana Nurung, mengatakan bahwa ” selama dilaksanakannya pelatihan ini, para siswa cukup antusias belajar buktinya selain jam sekolah mereka juga datang bimbingan disore hari, bahkan diwarkop pada malam harinya pun mereka tetap antusias” jelas guru ekonomi ini.

Pada saat seminar hasil juga mereka sangat semangat dan menunjukkan kekompakan dengan memberikan penampilan dan sajian paparan yang menarik didepan pembimbing, penguji dan peserta hingga sore hari” tambah guru kelahiran Tarowang Galesong Selatan ini.

Salah satu pihak panitia yang kami hubungi lewat pesan pribadi Whatsapp, Abd. Jalil Matte, menjelaskan bahwa “Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama yang baik kami dengan kemendikbud RI, selain lomba karya tulis ilmiah, ada juga item lain yaitu lomba video pendek, workhsop menulis buku sejarah bagi puluhan guru-guru IPS dan Sejarah, dan kegiatan kunjungan jalan-jalan ke bangunan bersejarah di Takalar” jelas penulis buku Bengkel Hati ini.

Kegiatan ini tanpa dipungut biaya, akan dilaksanakan pada tanggal 6 – 18 September 2019, dengan memperebutkan hadiah uang pembinaan puluhan juta rupiah, sertifikat peserta dan piala tropi bagi 5 juara terbaik. Mudah-mudahan kerjasama seperti ini akan tetap terjalin kedepannya dengan instansi pemerintah dan sponsor lain, tutup ketua Kertas Pena ini.(**)

Loading...