Ketua JOIN Sulsel Bersama Anggotanya Minta Maaf Ke IWO Sulsel

oleh -160 views

MAKASSAR, LINK1SULSEL.COM–Ketua Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Sulsel, Rivai Manangkasi bersama anggotanya Muh Yusuf mengunjungi Rumah Aspirasi Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulsel, Warkop 47 jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Sabtu (16/9/2017).

Kunjungan ini dimaksudkan untuk mendamaikan perseteruan yang melibatkan anggota JOIN Sulsel, Muh Yusuf dengan Anggota IWO Sulsel Rahmayadi, yang beberapa waktu lalu terjadi salah paham.

Bermula dari chat Rahmayadi yang di komentari oleh Yusuf di salah satu grup komunitas WA, kerabat pers kemudian berlanjut di grup Cerita Kota Makassar (CKM) pada 4/9, yang mengindikasikan pencemaran nama baik, yang berujung di laporkan ke polisi oleh Rahmayadi.

“ada orang aneh namanya rahmayadi…saya komen di grup sebelah kerabat pers…dia yang kurang ekor dasar penjilat lhu.”
“Susah klo mantan pencopet jadi wartawan ini gila ya!..,” chat Yusuf yang dikutip di grup WA tersebut.

Setelah melakukan komunikasi di mediasi oleh Ketua IWO Sulsel, Zulkifli Thahir, disaksikan oleh anggota IWO Sulsel, kedua belah pihak akhirnya berdamai dan berjabat tangan.

Yusuf menyadari dan mengakui perbuatannya dan meminta maaf yang sebesar besarnya kepada Rahmayadi, “Saya Muh Yusuf dengan sadar memohon maaf yang sebesar besarnya atas perbuatan saya yang telah mencederai nama baik saudaraku Rahmayadi,” Ucap Yusuf didepan forum dan Media.

Ketua IWO Sulsel, Zulkifli Thahir, mengatakan, Momentum ini adalah jembatan penghubung antara IWO dan JOIN yang merupakan organisasi wartawan yang sejenis,

“Momen ini langka maju dan alhamdulillah ada peristiwa yang bisa menciptakan momentum indah ini sehingga IWO dan JOIN saling mengenal dan bisa bersama-sama satukan visi bagaimana kesejahteraan pewarta online bisa diwujudkan. D
an yang terpenting momen ini bisa jadi contoh buat semuanya bahwa damai itu indah, kebersamaan itu indah.” Pungkasnya.

Baca Juga :  Iqbal Suhaeb Pimpin Rapat Persiapan HUT ke 412 Kota Makassar
Loading...

Komentar ditutup.