Mantap, Pengelolaan IPAL Komunal Dinas PU Makassar Di Lirik DPRD Gorontalo

oleh -9 views

MAKASSAR, LINK1SULSEL.COM– Pengelolaan air limbah di masyarakat sangat bergantung bagaimana proses dan sistem yang berjalan. Pembangunan IPAL tanpa edukasi dan wawasan tentu tidak akan berjalan sesuai harapan. Hal inilah yang mendasari para anggota DPRD Kabupaten Gorontalo melakukan kunjungan ke Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Rabu (21/10/2020).

Anggota DPRD Gorontalo dari Komisi III yang di pimpin langsung oleh Ketua Komisi C Siadauri  Dj Kinga memboyong sekretaris juga 5 orang anggota lainnya bertandang ke Kota Makassar untuk mengulik bagaimana pengelolaan serta sistem yang di bangun Dinas PU Makassar dalam mengelola IPAL Komunal.

Menurutnya di Kabupaten Gorontalo pembangunan IPAL Komunal sudah berdiri di beberapa titik namun dari segi pemanfaatan belum sempurna.

“Di tempat kami (Gorontalo) itu juga sudah ada pembangunan IPAL tapi masyarakat masih ada yang belum paham dampak air limbah untuk lingkungan sekitar. Inilah tujuan kami ke sini (Makassar) agar ke depan dapat mencontoh apa yang telah di lakukan Dinas PU Makassar”,ungkap Siadauri Ketua Komisi C DPRD Gorontalo.

Sementara itu Nuraeni Bakiman selaku Kepala Seksi Sanitasi & Air Bersih yang menerima kunjungan tersebut bersama Kerlinus B selaku Kepala UPT PAL menjelaskan secara rinci tahapan serta progress yang berjalan di Dinas PU Makassar.

“Pengelolaan air limbah di Makassar itu adanya di IPLT. Untuk saat ini kami sedang ada pembangunan jaringan perpipaan IPAL Losari untuk skala kota. Sementara khusus untuk IPAL Komunal sendiri sudah terbangun sekitar 150 titik yang tersebar di seluruh kelurahan di Makassar”,ungkap Nuraeni.

Di tambahkannya pula ada pembagian porsi kerja agar masing-masing fokus pada penyelesaian proyek pengerjaan untuk hasil yang memuaskan.

“Dinas PU Makassar itu membangun fisik di bidang lalu pengelolaan pasca konstruksinya ada di UPT PAL sehingga untuk menjaga keberlanjutan pemanfaatannya di lakukan sosialisasi berkala oleh UPT PAL. Merekalah yang bertanggung jawab pada pengelolaan air limbah di masyarakat termasuk operasional dan pemeliharaannya”, tambahnya.

Baca Juga :  Dinas Kesehatan dan TP PKK Kota Makassar Gelar Kampanye Ibu Hamil Sehat

Diskusi hangat yang berlangsung santai ini juga membahas peran serta pembentukan UPT(Unit Teknis Pengelola) yang di harapkan dapat membantu dalam hal monitoring serta sosialisasi dampak air limbah ke masyarakat. (*)

Loading...