Sering Kali Dilintasi Wali Kota Makassar, Penjual Bendera Musiman Ini Di Gusur

oleh -229 views

MAKASSAR, LINK1SULSEL COM–Sejumlah Satuan Polisi Pamong Praja PP Kota Makassar kembali mencerminkan sikap yang tidak adil kepada rakyat kecil. Satpol PP yang diinstruksikan oleh pemerintah setempat dalam hal ini Camat Ujung Pandang, A. Zulkifli Nanda untuk menertibkan para penjual bendera yang ada di wilayah Kelurahan Mangkura Kec.Ujung Pandang, Jumat Siang (7/8/2020)

Pedagang bendera yang berjualan hanya setahun sekali menjelang hari kemerdekaan 17 Agustus harus gigit jari lantaran Camat Ujung Pandang melarang penjual bendera mengibarkan Merah Putih di sepanjang Jalan yang kerap di lintasi PJ Wali Kota Makassar ataupun pejabat tinggi lainya

Warni janda dua orang anak ini yang merasa dirinya sudah bertahun-tahun berdagang bendera, baru kali ini mendapati larangan berjualan padahal menurut dia ini hanya musiman.

Hal yang paling disesalkan oleh pedagang yakni ada perbedaan soal pelarangan, Kami hanya musiman banyak kok PK5 di wilayah Kec.Ujung Pandang yang memakai trotoar tidak ditegur, bahkan boleh dicek sepanjang jalan ini banyak kendaraan yang parkir di trotoar tidak ditegur contoh di Holand Bakery yang menggunakan trotoar untuk parkir kendaraan,” Katanya

Selain parkir memakai trotoar, di Jl. Jend. Sudirman di dekat RS Pelamonia juga banyakji pedagang berjualan kok bendera musiman di larang, Ada Apa dengan Wali Kota Makassar dengan suara sedih terekam di kamera wartawan ini.

Saat dikonfirmasi awak media online, A.Zulkifli Nanda menyampaikan ucapan permohonan maaf atas tindakan represif yang dilakukan oleh Satpol pp, ia membenarkan bahwa memang dirinya lah yang memberi intruksi untuk menertibkan pedagang dengan alasan PJ Wali Kota kerap kali melintasi di wilayah itu

Ia menambahkan untuk penjual bendera musiman kami tidak melarang, Cuman karena jalan tersebut dimaksud jalan Protokol dan di lintasi Wali Kota Makassar maka terpaksa di eksekusi,” Tuturnya.

Baca Juga :  SMP 4 Makassar Gelar Parade dan Melaksanakan Peringatan Hari Kebudayaan

Hingga berita ini turun belum ada konfirmasi langsung dari PJ Wali Kota perihal pilih kasih penertiban PK5.(**)

Loading...