Sidang Ketiga Kasus Narkoba Kembali di Gelar, Ashari Setiawan: Klien Kami Belum Tentu Bersalah

oleh -26 views

MAKASSAR, LINK1SULSEL.COM–Sidang lanjutan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika telah memasuki tahap pemeriksaan saksi dari pihak kepolisian.

Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (03/06/20) yang mendudukkan Yulianti sebagai terdakwa menghadirkan tiga saksi dimana dalam persidangan saksi mengatakan terdakwa memperoleh sabu dari lapas Bollangi Kabupaten Gowa.

Menurut terdakwa barang diperoleh dari lapas Bollangi,” kata salah satu saksi dalam persidangan.

Diluar persidangan penasehat hukum terdakwa, Ansari Setiawan (Kama Cappi) kembali menegaskan keterangan yang disampaikan saksi.

Memang betul tadi dipersidangan saksi mengatakan terdakwa memperoleh sabu dari lapas bollang,” kata Kama Cappi.

Namun, menurutnya apa yang disampaikan saksi tidak bisa diterima begitu saja dengan pertimbangan jangan sampai itu hanya rekayasa dari saksi.

Dalam persidangan penasehat hukum terdakwa juga terlihat cecar saksi dengan sejumlah pertanyaan seperti adanya dugaan penganiayaan terhadap terdakwa saat proses penangkapan.

Namun saksi membantah jika ada penganiayaan saat proses penangkapan. “Saat proses penangkapan Yulianti tidak ada penganiayaan dan tidak ada barang bukti,” kata saksi.

Namun kata saksi, terdakwa dalam hal ini Yulianti merupakan target dan juga pengembangan dari penangkapan sebelumnya. Dimana sebelum Yulianti ditangkap polisi telah menangkap Sahar dan Wati dimana pengakuan kedua orang ini mengatakan mendapatkan sabu dari Yulianti.

Pada sidang virtual tersebut, hakim juga memberikan kesempatan pada terdakwa dimana terdakwa mengatakan apa yang disampaikan saksi tidak benar.

Adapun Arie Dumais S.H dan Zul Afrianto S.H .M.H mengatakan akan membuktikan adanya dugaan rekayasa penangkapan kliennya itu dalam proses persidangan.

Kami akan buktikan jika pada proses penangkapan terjadi penganiayaan,” kata Arie.

Insya allah kasus pidana yang di alami klien kami terus di kawal hingga selesai

Baca Juga :  Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mesjid, Danny Dukung Penuh Warga Antang

Hingga berita ini turun kasus ini masih berproses di Pengadilan Negeri Makassar (PN).

Loading...