Terkait Viralnya Dugaan Pungli, Ini Tanggapan Kadishub Makassar

oleh -94 views

MAKASSAR, LINK1SULSEL.COM – Dinas Perhubungan Kota Makassar jalankan tugas sesuai perda di penyebrangan Kayu Bangkoa. Perda no 13 tahun 2011 tentang Retrebusi jasa usaha. sejak 2 tahun berjalan sesuai tupoksi masuk ke Kayu Bangkoa.

“Sesuai tupoksi retrebusi penyebrangan diatas air dengan nominal 1.000 rupiah/penumpang yang ingin menyebrang dengan menggunakan karcis resmi ” Hanya ini Retrebusi 1.000 Rupiah sesuai perda,” Kata Jasman Launtu, Kepala Bidang Moda Trasnportasi.

Dari berita sebelumnya dugaan pungutan liar yang ditujukan kepadanya melainkan oknum bukan dari Dinas Perhubungan Kota Makassar yang mengambil uang tanpa karcis.

“Secara persuasif kita sudah Lakukan teguran kepada Oknum itu yang bukan Anggota Dinas Perhubungan, Adapun Atributnya dia buat sendiri bukan dari kami,” Ungkapnya.

Jadi intinya Kata Jasman, Pihaknya hanya meneggakkan perda yang ada, Retrebusi 1.000 Rupiah sesuai perda yang dijalankan.

“Kita tegakkan saja perda yang ada, adapun dugaan pungutan liar itu bukan dari kami, karena kehadiran kami lengkap dengan karcis. Ini juga dimasa pandemi covid-19 kita tidak lakukan retrebusi.

Ditempat terpisah saat dikonfirmasi Senin (15/06/2020) melalui Via Whatsaapnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar Mario Said mengatakan, “Itu tidak benar, memang ada disana oknum warga asli yang sudah turun temurun sejak dulu disana melakukan itu sudah beberapa kali di tegur oleh anggota tapi tidak mau bergeser, kita mau paksa tapi takutnya anggota yang tugas disana menjadi sasaran. Dan imbasnya Dishublah yang menjadi dugaan hal tersebut.” Jelasnya Kepada awak media.

Editor :(Moko)

Laporan :(WS)

Loading...
Baca Juga :  SDM Polda Sulsel Sosialisasikan Aplikasi Whistleblower's System (WBS) Penerimaan anggota Polri